Pemkab Tangerang Gelar Operasi Pasar di 29 Titik

Tangerang, IDN Times - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menggelar operasi pasar beras murah 29 titik se-Kabupaten Tangerang.
Operasi pasar beras murah yang digelar Pemerintah Kabupaten Tangerang tersebut bekerja sama dengan Bulog dan juga Perumda Pasar Niaga Kerta Raharja (NKR) dan Dinas Perindustrian Perdagangan Kabupaten Tangerang.
Pj Bupati Tangerang, Andi Ony mengatakan, untuk satu pasar saja, seperti yang dilakukan di Pasar Gudang, Tigaraksa pihaknya menyediakan sebanyak 3,5 ton beras untuk operasi pasar beras murah.
"Kita jual sebanyak 3,5 ton beras kepada masyarakat yang ada di sekitar kecamatan ini dan sekitar Pasar Tigaraksa," kata Andi Ony, Jumat (17/11/2023).
1. Beras dijual dengan harga Rp9.950 per kg

Andi mengatakan, operasi pasar murah sudah dilaksanakan sebelumnya di 29 kecamatan dan di pasar-pasar yang ada di Kabupaten Tangerang dengan harga yang cukup terjangkau, yakni Rp9.950 per kilogram (kg).
Menurut dia, Pemkab Tangerang melakukan monitoring dan evaluasi serta berupaya menggelar kegiatan serupa apabila ada kenaikan harga kebutuhan pokok agar inflasi terus terkendali.
"Apabila ada harga-harga yang mengalami kenaikan, kita akan menggelar operasi pasar serupa untuk menekan harga yang ada di pasaran," kata dia.
2. Perumda Pasar NKR: masyarakat antusias karena memang butuh beras murah

Sementara itu Dirut Perumda Pasar Niaga Kerta Raharja (NKR) Kabupaten Tangerang Finny Widiyanti berharap, dengan sinergitas dan kolaborasi seluruh pihak, kegiatan operasi pasar beras murah baik di kecamatan-kecamatan maupun di pasar-pasar berjalan lancar.
"Alhamdulillah juga antusias masyarakat sangat luar biasa yang memang betul-betul membutuhkan beras murah. Mudah-mudahan nanti ke depannya, kita bersama-sama kembali bisa melakukannya, baik di 29 kecamatan maupun di pasar-pasar," kata Finny.
3. Dirut Perumda Pasar NKR berharap ke depan bukan hanya pada komoditas beras

Finny juga berharap, ke depannya operasi pasar yang digelar bukan hanya beras, namun juga komoditi lainnya yang benar-benar dibutuhkan masyarakat. Apalagi, kata dia, Natal dan tahun baru semakin dekat.
"Ini merupakan bekal bagi kami untuk terus selalu berbuat lebih baik lagi ke depannya khususnya dalam melakukan pengelolaan pasar di Kabupaten Tangerang," kata dia.



















