Tangerang, IDN Times - Pemerintah Kota Tangerang akan memperpanjang status darurat siaga bencana Hidrometeorologi yang seharusnya berakhir pada 12 Maret 2025. Keputusan tersebut didasarkan pada kondisi cuaca yang masih tidak menentu yang kerap menyebabkan sejumlah bencana seperti banjir di wilayah tersebut.
"Pertimbangannya juga dari laporan terbaru dari BMKG (Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika) mengenai curah hujan dan suhu udara di Kota Tangerang," kata Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono Hasan, Selasa (11/2/2025).
