Polemik Tolak Pembangunan Gereja, Wali Kota Cilegon Dipanggil Menag

Serang, IDN Times - Wali Kota Cilegon Helldy Agustian dipanggil Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas ke Jakarta hari ini, Rabu (14/9/2022). Pemanggilan tersebut terkait polemik penolakan pembangunan Gereja di Kota Cilegon.
Selain Helldy, sejumlah tokoh masyarakat setempat juga turut diundang ke Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia.
"Kami belum bisa menanggapi terkait penolakan Gereja di Cilegon karena Wali Kota Cilegon dipanggil Pak Menag. Kami juga mendamoingi ke sana," kata Pembimas Kristen Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Banten Junit Sihombing saat dikonfirmasi.
1. Tito direncanakan turut hadir dalam pertemuan

Dia menyampaikan, pertemuan Menag dengan Wali Kota Cilegon dan sejumlah tokoh masyarakat itu akan dihadiri oleh Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden hingga Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian.
"Kalau Pak Tito ingin tahu seperti apa akar permasalahan (penolakan gereja)," katanya.
2. Pertemuan itu diharapkan bisa menghasilkan solusi

Sementara itu, Menag Yaqut mengatakan, pertemuan itu nantinya memiliki solusi yang dapat diterima semua pihak. Yaqut menjelaskan, spirit beragama adalah mendekatkan manusia kepada Tuhan, bukan untuk saling membenci antarmanusia.
"Kita akan diskusikan solusinya dengan Wali Kota Cilegon dan tokoh madyarakat," katanya.
3. Sebelumnya viral video Helldy tanda tangan penolakan pembangunan gereja

Diketahui sebelumnya, Wali Kota Cilegon, Helldy Agustian, viral di media sosial setelah ikut menandatangani petisi menolak pembangunan gereja bersama kelompok masyarakat yang mengatasnamakan Komite Penyelamat Kearifan Lokal Kota Cilegon. Dalam video yang beredar, Helldy membubuhkan tanda tangan di kain putih.



















