Polisi Tengah Identifikasi Penyerang Remaja di Serpong

- Penyidik Reskrim Polsek Serpong sedang mengidentifikasi pelaku penyerangan remaja di Pondok Jagung, Tangerang Selatan.
- Seorang remaja kena sabetan senjata tajam dan dirawat di rumah sakit, namun kondisinya saat ini sudah stabil.
- Pihak kepolisian terus mengejar pelaku dan memantau kondisi korban untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
Tangerang Selatan, IDN Times - Penyidik Reskrim Polsek Serpong tengah mengidentifikasi para pelaku penyerangan menggunakan senjata tajam remaja, di Pondok Jagung, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel).
Kanitreskrim Polsek Serpong, Iptu Fathurroji mengatakan, pihaknya telah memeriksa saksi yang ada di lokasi. "Kami juga tengah mengejarnya (pelaku)," kata Fathurroji, Selasa (8/10/2024).
Diberitakan sebelumnya, seorang remaja yang sedang berada di warung kopi bersama enam orang temannya di Serpong, tiba-tiba diserang sekelompok geng motor pada Minggu (6/10/2024) sekitar pukul 03.30 WIB.
Insiden itu terjadi tepatnya di Klaster Graha Utama, Pondok Jagung Timur, Kecamatan Serpong Utara, Tangerang Selatan (Tangsel). Dalam insiden itu, seorang remaja berinisial APS kena sabetan senjata tajam dan harus dirawat di rumah sakit.
1. Kondisi korban sudah stabil

Fathurroji mengungkap, kondisi korban saat ini telah membaik. "Korban sudah stabil saat ini dan dapat diajak komunikasi, kami terus pantau kondisi korban tersebut," terangnya.
Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi mengatakan, pihaknya menerima laporan itu.
"Pada Minggu, tanggal 6 Oktober 2024 pukul 04.20 WIB terjadi pengeroyokan, dilaporkan ke Polda Metro Jaya," kata Ade, Senin (7/10/2024).
2. Gerombolan pelaku mengendarai 30 sepeda motor

Ade mengatakan, kejadian berawal korban dan saksi tengah duduk di area warung dekat masjid sekitar lokasi dugaan pengeroyokan terjadi. "Awal kejadian korban dan saksi sedang duduk di area masjid, kemudian rombongan pelaku lewat dengan sepeda motor sebanyak 30 unit lewat," kata Ade.
Kemudian terduga pelaku menabrakan sepeda motornya ke arah korban dan tiba-tiba menyerang korban dengan celurit.
"Diantara rombongan tersebut, salah satu pelaku menabrakkan sepeda motornya ke arah korban, dan pelaku turun langsung menyabet korban dengan celurit," kata dia.



















