Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Polres Metro Tangerang Terapkan Sistem Modern untuk Jenguk Tahanan

Polres Metro Tangerang Terapkan Sistem Modern untuk Jenguk Tahanan
IDN Times/Maya Aulia Aprilianti
Share Article

Tangerang, IDN Times - Polres Metro Tangerang Kota menerapkan sistem modern untuk pengunjung yang hendak menjenguk tahanan di gedung barunya yang berlokasi di Jalan Perintis Kemerdekaan, Babakan, Kota Tangerang. Polres Metro Tangerang Kota menerapkan sistem jenguk tahanan yang membatasi kontak fisik antara tahanan dengan penjenguk.

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho mengatakan, layanan Jenguk Nyaman ini dibuat mirip seperti di film-film Hollywood, di mana pengunjung akan dibatasi dengan kaca dan berkomunikasi melalui telepon.

"Inovasi ini sangat efektif untuk meniadakan pertemuan fisik sacara langsung dan mampu mencegah masuknya barang-barang yang dilarang kedalam sel tahanan, seperti narkoba, sajam, rokok, korek api, maupung barang berbahaya lainnya yang berpotensi digunakan untuk tahanan bunuh diri maupun tahanan kabur," kata Zain, Selasa (6/8/2024).

1. Penjenguk tahanan juga bisa daftar secara online

IDN Times/Maya Aulia Aprilianti
IDN Times/Maya Aulia Aprilianti

Selain itu, bagi penjenguk tahanan, bisa mendaftar terlebih dahulu di aplikasi E-Tahti untuk memudahkan penjenguk tahanan mendaftar secara online untuk menjenguk tahanan dan memilih waktu yang diinginkan.

"Pembesuk dan tahanan hanya bisa berkomunikasi melalui sambungan telepon jarak dekat, yang memungkinkan mereka masih tetap bertatap muka melalui sekat kaca. Sebanyak 4 ruangan beserta dengan teleponnya disiapkan untuk para penjenguk. Setiap penjenguk diberi waktu 10 menit. Artinya sudah seperti di film-film maupun di negara maju," jelasnya.

2. Ruang tunggu dilengkapi berbagai fasilitas

IDN Times/Maya Aulia Aprilianti
IDN Times/Maya Aulia Aprilianti

Pengunjung yang menunggu giliran untuk menjenguk keluarganya di tahanan, bisa menunggu di ruang tunggu yang dilengkapi fasilitas pelayanan publik, seperti sofa tunggu yang terbuat dari kain, taman mainan anak, ruang lactasy, toilet dan kursi khusus disabilitas, pojok baca, kursi roda dan tongkat penyangga untuk disabilitas.

"Bisa dipastikan tempatnya terasa lebih nyaman. Semua tempat di ruang tahanan itu ber-AC, ada ruang menyusui, dan tempat bermain anak-anak. Kami bikin senyaman mungkin dan mengurangi stigma ruang tahanan terkesan seram," kata Zain.

3. Pengunjung juga harus registrasi identitas dengan face recognition di gerbang utama

IDN Times/Maya Aulia Aprilianti
IDN Times/Maya Aulia Aprilianti

Tidak hanya itu, Zain menjelaskan, untuk meminimalisir antrean bagi penjenguk pihaknya pun telah menghadirkan layanan sistem berbasis IT. Saat penjenguk yang hendak mengunjungi tahanan yang terjadwal pada Selasa dan Kamis tersebut, harus melakukan registrasi identitas dg KTP dan face recognition di gerbang pintu utama. 

"Usai meregister, penjenguk akan secara otomatis akan mendapat nomor antrean sesuai tujuan dan waktu kedatangan. Nanti akan ada face recognition juga untuk meminimalisir penyimpangan dan membatasi orang yang keluar masuk sel tahanan, kecuali yang telah terregister," katanya.

Zain menambahkan, di ruang layanan tahanan itu pihaknya telah memasang kamera CCTV di tiap sudut. Hal tersebut bertujuan untuk memantau pergerakan baik para tahanan dan pengunjung.

"Konsepnya, pembesuk keluarga tahanan duduk berhadapan dengan kaca pembatas dan berkomunikasi melalui sambungan telepon. Di bagian penjagaan, dipasang kamera CCTV yang dapat memantau pergerakan para tahanan," jelasnya.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Maya Aulia Aprilianti
Ita Lismawati F Malau
Maya Aulia Aprilianti
EditorMaya Aulia Aprilianti

Latest News Banten

See More

Manfaat Olahraga Golf Untuk Anak Sekolah, Bisa Membangun Karakter Diri

14 Jun 2026, 17:22 WIBNews