Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Puluhan Rumah Warga Lebak Terdampak Bencana Pergerakan Tanah
ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas

Lebak, IDN Times - Puluhan rumah warga di tiga wilayah kecamatan di Kabupaten Lebak, terdampak longsor dan pergerakan tanah setelah terjadi hujan deras pada Selasa (3/1/2022) dini hari.

"Kami minta masyarakat agar mewaspadai curah hujan tinggi itu," kata Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak Agus Reza Faisal dikutip dari kantor berita Antara, Rabu (4/1/2022).

1. Ada 35 rumah yang terdampak pergerakan tanah

ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas

Rumah yang terdampak longsor tercatat 15 unit tersebar di Kecamatan Muncang, Leuwidamar dan Cimarga. Sedangkan rumah yang terdampak pergerakan tanah sebanyak 35 unit di Kecamatan Bojongmanik Cileles dan Muncang.

Petugas kebencanaan dari BPBD dan relawan kecamatan masih mendata di lokasi yang terdampak longsor dan pergerakan tanah. "Kami belum bisa memastikan kerugian material akibat dampak bencana alam itu," katanya.

2. Longsor putus akses jalan poros desa

Ilustrasi tanah longsor (IDN Times/Sukma Shakti)

Menurutnya, longsor dan pergerakan tanah juga mengakibatkan kerusakan infrastruktur jalan poros desa dan jalan kabupaten.

Di antaranya jalan poros desa di Kecamatan Leuwidamar amblas dimensi panjang 5 meter lebar 2 meter dan jalan kabupaten menghubungkan Rangkasbitung - Leuwidamar amblas dimensi panjang longsoran 40 meter lebar dan 5 meter juga di Parahiang amblas dengan dimensi panjang 30 meter lebar 5 meter.

Begitu juga jalan raya Muncang-Leuwidamar amblas dimensi panjang 40 meter lebar 5 meter dan Jalan Rangkasbitung -Cimarga amblas yang mengakibatkan arus lalu lintas dialihkan melalui Aweh Cikapek.

"Cuaca buruk yang menimbulkan bencana alam diperkirakan berlangsung selama sepekan ke depan karena curah hujan cukup tinggi," katanya.

3. Akes jalan ke Baduy ambles

Vaksinasi warga Baduy pada Kamis (14/10/2021). (IDN Times/Muhammad Iqbal)

Sebelumnya, akses menuju desa adat suku Baduy di jalan Raya Rangkasbitung-Leuwidamar-- tepatnya di Kampung Janglapa, Desa Sangkanmanik, Cimarga, Lebak--amblas usai diguyur hujan dengan intesitas tinggi pada Selasa (3/1/2023) pagi.

Akibatnya kendaraan tidak bisa melintas dan lalu lintas dialihkan. Informasi yang dihimpun, jalan utama menuju Baduy itu amblas sepanjang 15 meter dengan kedalaman lebih dari 50 centimeter (cm).

“Iya, jalan menuju Baduy amblas. Sekarang aksesnya tidak bisa dilintasi kendaraan roda empat,” kata warga bernama Vian.

Curated For You

Editorial Team

Related Article