Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Ratusan Penderita Katarak di Banten Dioperasi Gratis
IDN Times/Maya Aulia Aprilianti

Tangerang, IDN Times - Sebanyak 205 penderita katarak di seluruh wilayah Banten dioperasi tanpa dipungut biaya alias gratis. Operasi gratis tersebut diselenggarakan oleh Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Banten bekerja sama dengan Perhimpunan Dokter Mata Indonesia (PERDAMI), RS Primaya Pasar Kemis, ERHA, Himpunan Bersatu Teguh (HBT), JHL Foundation, beserta seluruh Kantor Pelayanan Pajak di lingkungan Kanwil DJP Banten.

Kepala Kanwil DJP Banten Cucu Supriatna mengatakan, operasi katarak tersebut sebagai kegiatan bakti sosial dalam rangka menyambut Hari Oeang Republik Indonesia (HORI) ke-78.

"Kegiatan operasi katarak gratis ini digagas oleh dan sudah mulai dilakukan kampanyenya sejak September 2024," kata Cucu, Minggu (13/10/2024).

1. Dilakukan skrining kelayakan terlebih dahulu

IDN Times/Maya Aulia Aprilianti

Cucu menuturkan, peserta yang menjalani operasi katarak gratis tersebut telah dilakukan skrining untuk menentukan kelayakan calon pasien. Di mana, dari 276 warga Banten, 205 orang diantaranya dinyatakan layak untuk menjalani prosedur tersebut.

Skrining dilakukan di dua tempat, yaitu di Kanwil DJP Banten untuk masyarakat meliputi Kota Serang, Kabupaten Serang, Kota Cilegon, Kabupaten Pandeglang, dan Kabupaten Lebak.

"Serta di KPP Pratama Tangerang Timur untuk masyarakat meliputi Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan," jelasnya.

2. Penderita katarak yang tak mendukung untuk dilakukan operasi harus dipulangkan

IDN Times/Maya Aulia Aprilianti

Dari skrining, dapat dilihat apakah kondisi kesehatan pasien mendukung untuk dilakukan tindakan operasi. Apabila hasilnya baik maka lanjut untuk tindakan operasi. Namun jika hasil kurang baik, maka pasien dipulangkan. Pasien yang hasilnya bagus dapat melanjutkan untuk dioperasi.

"Dari 359 pasien yang mendaftar, telah dinyatakan 205 pasien yang layak mengikuti operasi katarak di RS Primaya Hospital Pasar Kemis," jelasnya.

Pasien yang telah melewati proses operasi dan pemeriksaan praoperasi, akan dilakukan pelepasan perban mata sekaligus pengecekan mata apakah ada komplikasi pasca operasi.

3. Diharapkan gangguan penglihatan bisa berkurang di Banten

IDN Times/Maya Aulia Aprilianti

Kegiatan kemanusiaan bertema 'Tulus Dalam Pelayanan, Transformasi Berkelanjutan, Sehatkan Mata, Wujud Pengabdian Kepada Bangsa' diharapkan bisa memberikan kebermanfaatan dengan memberikan sumbangsih untuk kesehatan masyarakat di Banten.

"Gangguan penglihatan masih menjadi permasalahan serius di Indonesia. Sebagian besar gangguan penglihatan tersebut disebabkan oleh katarak," ujar Cucu.

Editorial Team

Related Article