Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Rekan Meninggal Saat Bertugas, Satpol PP Lebak Gelar Aksi Solidaritas
Dok. IDN Times/Riz
  • Satpol PP Lebak gelar aksi solidaritas minta polisi tangkap dalang aksi demo yang berujung kematian anggota Satpol PP bernama Yadi.
  • Ketua DPRD Lebak menyayangkan aksi unjuk rasa yang malah berujung insiden rubuhnya tembok dan menimpa anggota Satpol PP.
  • Pihak Satpol PP mendesak aparat penegak hukum untuk bergerak cepat menindak kasus ini dan memantau perkembangan kasus.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Lebak, IDN Times - Puluhan anggota Satpol PP Lebak menggelar aksi solidaritas di depan Gedung DPRD Lebak menuntut Kepolisian menangkap dalang aksi demo yang berujung meninggalnya anggota Satpol PP bernama Yadi.

Salah satu peserta aksi, Ade Apriadi mengungkapkan, demo yang diselenggarakan Paguyuban Masyarakat Peduli Lebak (PMPL) pada 23 September lalu membuat rekannya meninggal dunia, pihaknya pun kini menuntut keadilan agar segera dalang aksi anarkis tersebut.

"Aksi ini kami menuntut kepada pihak kepolisian untuk mengungkap secara tuntas aktor dibalik aksi demo anarkis tersebut. Mudah-mudahan bisa segera diselesaikan dan pelakunya bisa mendapatkan hukuman yang setimpal dengan apa yang mereka lakukan," kata Ade, Kamis (10/10/2024).

1. Ketua DPRD Lebak menyayangkan kejadian ini

Dok. Satpol PP Lebak

Sementara itu, Ketua DPRD Lebak, Juwita Wulandari menyayangkan aksi unjuk rasa yang dinilai salah sasaran dan malah berujung insiden rubuhnya tembok dan menimpa anggota  Satpol PP. 

Juwita mengaku tidak mempersoalkan aksi demonstrasi karena masyarakat Indonesia hidup di alam demokrasi. Meski demikian, dia berharap demonstrasi digelar dengan cra elegan.

"Sebetulnya 23 September mendemo tentang saya Ketua DPRD itu. Apa salah Juwita? Sampai mengakibatkan hilangnya nyawa. Apa salah saya, saya cinta Lebak, saya mau mengabdi untuk Lebak. Ini sangat disayangkan sekali. Orang demo kebijakan, BBM naik, beras ini. Ini kan tidak," kata dia.

2. Polisi diminta segera menangkap dalang kerusuhan ini

Pihaknya pun mendesak aparat penegak hukum bergerak cepat menindak kasus ini. "Kami akan memantau dan memonitor terus perkembangan kasus ini," kata dia.

3. Anggota Satpol PP Lebak meninggal setelah terluka saat mengamankan demo

Anggota Satpol PP Kabupaten Lebak bernama Yadi Suryad, yang mengalami luka usai tertimpa gerbang besi saat bertugas mengamankan aksi unjuk rasa penolakan calon Ketua DPRD Kabupaten Lebak, meninggal dunia.

Yadi meninggal di Rumah Sakit Hermina, Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat, pada Rabu (9/10/2024) sore.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Lebak, Budhi Mulyanto mengatakan, Yadi sempat dirujuk ke RS Hermina sejak seminggu lalu usai menjalani pemeriksaan magnetic resonance imaging (MRI) di RS Primaya Tangerang.

“Dirujuk pada hari Kamis lalu. Ada masalah pada bagian tulang belakang sekitar leher,” kata Budhi.

Untuk diketahui, dua anggota Satpol PP Lebak terluka saat menjaga jalannya aksi sekelompok massa yang mengatasnamakan Paguyuban Masyarakat Peduli Lebak, beberapa waktu lalu.

Kedua anggota Satpol PP luka-luka akibat tertimpa gerbang kantor DPRD yang roboh didorong massa. Satu di antaranya bernama Yadi yang mengalami luka di kepala.

Editorial Team

Related Article