Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Saat Banjir, Warga Kosambi Malah Berburu Ikan Lele

Saat Banjir, Warga Kosambi Malah Berburu Ikan Lele
Dok. IDN Times/Yanto
Intinya Sih
  • Banjir di Desa Jatimulya dimanfaatkan warga untuk mencari ikan, meski banjir mencapai satu meter di sekitar rumah.
  • Keberkahan bagi masyarakat Kosambi karena banyak ikan lele terbawa ke pemukiman warga akibat laju air, membuat warga berburu ikan.
  • Sejumlah wilayah di kota dan kabupaten Tangerang tergenang banjir sejak Selasa malam hingga hari ini, menyebabkan kendaraan roda empat berjalan perlahan dan sepeda motor mati mesin.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Tangerang, IDN Times - Banjir yang melanda di Desa Jatimulya, kecamatan Kosambi, kabupaten Tangerang justru dimanfaatkan warga untuk mencari ikan.

Salah satu warga bernama Edo mengakui, musibah banjir yang terjadi di wilayah mencapai satu meter di sekitar rumahnya, tak cuma membuat dia rugi karena tak bisa banyak beraktivitas.

“Kebanjiran hujan dari semalam hingga pagi tadi, banyak rumah-rumah sekitar terendam banjir sampai membludak,” kata Edo, Rabu (29/1/2025).

Di sisi lain, dia juga merasa beruntung karena justru mendapat banyak ikan.

1. Lele itu disebut terbawa arus banjir ke pemukiman warga

Dok. IDN Times/Yanto
Dok. IDN Times/Yanto

Edo mengaku, ada keberkahan tersendiri bagi masyarakat Kosambi. Sebab laju air ke pemukiman warga, menyebabkan banyak ikan lele terbawa ke pemukiman warga. warga pun kemudian berburu ikan lele tersebut.

”Kayanya peliharaan kolam orang pada lepas ini, ini saya saja mendapatkan empat biji ikan lele jumbo,” Ungkapnya.

2. Sejumlah wilayah di Tangerang terendam banjir

Dok. BPBD Kabupaten Tangerang
Dok. BPBD Kabupaten Tangerang

Untuk diketahui, sejumlah wilayah di kota dan kabupaten Tangerang tergenang banjir sejak Selasa 28 Januari 2025 malam hingga hari ini. Salah satunya terpantau di wilayah Badara Soekarno Hatta.

Hujan yang turun pada Selasa malam menyebabkan banjir setinggi 40 hingga 50 centimeter di wilayah tersebut. Kondisi ini memaksa kendaraan roda empat berjalan perlahan, sementara banyak sepeda motor mengalami mati mesin akibat menerobos banjir.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Muhamad Iqbal
Ita Lismawati F Malau
Muhamad Iqbal
EditorMuhamad Iqbal

Latest News Banten

See More