Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Sambut WNI yang Diculik, Menlu: Israel Langgar Hukum Internasional

Sambut WNI yang Diculik, Menlu: Israel Langgar Hukum Internasional
Menteri Luar Negeri Sugiono menyambut 9 WNI aktivis Global Sumud Flotilla (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)
Intinya Sih
  • Sembilan WNI aktivis Global Sumud Flotilla yang sempat diculik tentara Israel tiba di Indonesia dan disambut Menlu Sugiono di Bandara Soekarno-Hatta.
  • Menlu Sugiono mengecam tindakan Israel sebagai pelanggaran hukum internasional karena para aktivis tersebut adalah relawan kemanusiaan untuk Palestina.
  • Pemerintah Indonesia telah menyampaikan kecaman resmi di Dewan Keamanan PBB dan menegaskan dukungan terhadap perjuangan serta kemerdekaan Palestina.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Tangerang, IDN Times - Sembilan warga negara Indonesia (WNI) aktivis Global Sumud Flotilla (GSF) yang sempat diculik tentara Israel akhirnya tiba di Indonesia pada Minggu (24/5/2026). Kesembilan WNI tersebut disambut oleh Menteri Luar Negeri, Sugiono dan para keluarganya di Bandara Soekarno-Hatta.

Pantauan IDN Times di lokasi, mereka keluar dari pintu kedatangan pada pukul 16.24 WIB dengan didampingi Duta Besar Palestina untuk Indonesia Abdulfattah A.K. Al-Sattiri beserta pimpinan-pimpinan Global Sumud Flotilla dari Indonesia.

"Pada hari ini kita menerima kembali kedatangan saudara-saudara kita relawan Global Sumud Flotilla yang kita ketahui pada tanggal 18 yang lalu itu ditahan oleh tentara Israel yang kemudian berkat dari izin Tuhan Yang Maha Kuasa, kemudian upaya kita untuk berkoordinasi bagian dari upaya-upaya negosiasi mengembalikan GSF yang lain," kata Menlu Sugiono.

1. Indonesia sebut penculikan aktivis tersebut pelanggaran hukum internasional

Menteri Luar Negeri Sugiono menyambut 9 WNI aktivis Global Sumud Flotilla
Menteri Luar Negeri Sugiono menyambut 9 WNI aktivis Global Sumud Flotilla (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)

Dalam kesempatan tersebut, Sugiono mengecam penculikan aktivis Global Sumud Flotilla dan Global Peace Convoy yang dilakukan oleh tentara Israel. Ia pun menyebut bahwa hal tersebut jelas merupakan pelanggaran hukum internasional.

"Mereka adalah masyarakat sipil yang mengusahakan bantuan kemanusiaan kepada saudara-saudara kita di Palestina," katanya.

2. Sugiono sebut telah sampaikan kecaman di Dewan Keamanan PBB

Menteri Luar Negeri Sugiono menyambut 9 WNI aktivis Global Sumud Flotilla
Menteri Luar Negeri Sugiono menyambut 9 WNI aktivis Global Sumud Flotilla (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)

Sugiono memastikan, Pemerintah Indonesia secara resmi telah menyampaikan kecaman di Dewan Keamanan PBB pada 21 Mei 2026 lalu. Hal tersebut merupakan tindakan yang tidak bisa diterima dan tak bisa dibiarkan.

"Seperti yang kita ketahui, bahwa perjuangan rakyat Palestina dan juga solusi dua negara yang kita harapkan adalah merupakan bagian dari perjuangan dan politik luar negeri Indonesia," tegasnya.

3. Sugiono sebut WNI yang diculik Israel berikan upaya nyata untuk kemerdekaan Palestina

Menteri Luar Negeri Sugiono menyambut 9 WNI aktivis Global Sumud Flotilla
Menteri Luar Negeri Sugiono menyambut 9 WNI aktivis Global Sumud Flotilla (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)

Selain itu, Sugiono juga mengapresiasi aksi yang dilakukan oleh para aktivis Global Sumud Flotilla. Kata Sugiono, hal tersebut merupakan bentuk dan aksi nyata dalam mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina.

"Selamat datang kembali, selamat berkumpul bersama keluarga," pungkasnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Paulus Risang
EditorPaulus Risang

Latest News Banten

See More