Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Sopir yang Terlibat Kecelakaan di Ciledug Serahkan Diri ke Polisi
Ilustrasi kecelakaan (IDN Times/Cije Khalifatullah)

Kota Tangerang, IDN Times - Pengemudi mobil Proton yang menabrak pengendara motor yang kemudian viral di media sosial dengan narasi tewas usai ditolak tiga rumah sakit (RS) Kamis (4/2/2021) telah menyerah diri ke Polres Metro Tangerang. Sopir tersebut berinisial US. 

"Benar (sudah) meyerahkan diri, pagi jam sekitar jam 9 Jumat kemarin," kata Kanit Laka Satlantas Polres Metro Tangerang Kota AKP Badruzzaman, Sabtu (6/2/2021).

1. Polisi: diduga ada unsur kelalaian sopir mobil

Ilustrasi garis polisi. (IDN Times/Mardya Shakti)

Badruzzaman mengatakan, kecelakaan itu sendiri bermula dari pengemudi mobil yang keluar dari area SPBU Karang Tengah menuju Ciledug. Di saat yang sama pengendara motor yang datang dari arah Ciledug kemudian menabrak mobil baru keluar area POM bensin.

"Dia (pengemudi) kan keluar dari POM bensin, terus (terjadi) tabrakan," tuturnya.

Badruzzaman mengatakan pengemudi sudah diproses berita acara pemeriksaan (BAP). Ia memastikan, kecelakaan itu terjadi diduga ada unsur kelalaian dari pengemudi mobil.

2. Jasa Raharja santuni korban kecelakaan yang ditolak 3 RS di Tangerang

Logo Jasa Raharja/Dok. Jasa Raharja

Sebelumnya, Jasa Raharja memberikan santunan kepada dua korban kecelakaan itu, yakni Ribut Mahardani (22) dan Cecep Hermansyah (20).

Kepala Jasa Raharja Tangerang Darwin P Sinaga mengatakan, korban meninggal atas nama Ribut--melalui ahli warisnya-- menerima santunan meninggal dunia. Sedangkan korban Cecep menerima santunan biaya perawatan rumah sakit.

"Untuk korban yang meninggal santunannya senilai Rp50 juta. Sedangkan korban luka dan masih menjalani perawatan senilai Rp20 juta," ujarnya, Jumat (5/2/2021).

3. Korban meninggal dimakamkan di Nganjuk Jawa Timur

ilustrasi kuburan (IDN Times/Rangga Erfizal)

Keduanya mengalami kecelakaan di SPBU Karang Tengah, Kota Tangerang. Menurut Darwin, korban meninggal telah dibawa keluarga ke kampung halaman di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.

Sementara korban luka-luka akan melanjutkan perawatan medisnya di kampung halamannya di daerah Cilacap. "Santunannya sudah kami salurkan," jelasnya.

Editorial Team

Related Article