Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Tangani Polusi, Pemkot Tangsel Mulai Lakukan Uji Emisi Keliling
Dok. IDN Times/Tk

Tangerang Selatan, IDN Times -  Dinas Perhubungan Tangerang Selatan menggelar uji emisi keliling atau USIL di Kecamatan Pamulang, Jalan Surya Kencana, Pamulang pada Kamis (24/8/2023). Namun salah satu upaya penanganan polusi udara yang dilakukan Pemkot Tangsel ini masih sepi peminat.

Penguji emisi dari Dishub Tangsel, Achmad Adam Wyldan menjelaskan, bahwa uji emisi kendaraan ini dilakukan untuk mengevaluasi gas buang kendaraan sehingga kendaraan bermotor roda dua dan roda empat layak beroperasi atau tidak.

"Hari ini di Kecamatan Pamulang, masih kurang antusias masyarakat untuk melakukan uji emisi. Buktinya dari pukul 8.30 pagi hingga jam 12 siang tadi, hanya 8 kendaraan roda empat, dan 2 kendaraan roda dua yang melakukan uji emisi," kata Wyldan, Kamis (24/8/2023).

1. Wyldan berharap masyarakat antusias ikut program ini

Pemprov DKI gelar uji emisi di Ragunan, Jakarta Selatan, Senin (5/5/2023). (dok. Pemprov DKI Jakarta)

Wyldan berharap, di agenda Uji Emisi Keliling selanjutnya, masyarakat bisa antusias mengikuti uji emisi guna memperbaiki kualitas udara.

"Saya berharap, minggu depan di kecamatan lainnya, masyarakat bisa mengikuti uji emisi kendaraannya, sebagai upaya memperbaiki kualitas udara di Tangsel," kata dia. 

2. Peserta uji emisi ikut program ini agar lolos dari tilang

Ilustrasi tilang. IDN Times/Mia Amalia

Sementara itu, salah satu peserta uji emisi bernama Erabro mengikuti uji emisi keliling agar tidak terhindar dari tilang.

"Karena untuk melintas di Jakarta sudah ada aturan tilang elektrik masalah uji emisi. Agar bisa berlalu lalang dengan nyaman, saya sudah uji emisi. Alhamdulillah motor saya sudah lolos uji emisi," kata Erabro.

3. Ini biang kerok polusi udara Jabodetabek, berdasarkan temuan Satgas KLHK

ilustrasi polusi udara pekat (IDN Times/Gregorius Aryodamar P)

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) sudah menerjunkan Satgas Pengendalian Pencemaran Udara sejak Senin (21/8/2023). Kurang lebih 100 personel pejabat pengawas dan pengendali dampak lingkungan diturunkan ke 6 titik lokasi, yakni Marunda, Cakung, Kelapa Gading, Pulo Gadung, Bekasi, dan Karawang.

"Satgas memastikan sumber-sumber emisi atau pencemaran yang menyumbang polusi udara di Jabodetabek," kata Dirjen Tim Penyidik Penegakan Hukum (Gakkum) KLHK, Rasio Ridho Sani, di Gedung Manggala Winabakti, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Jakarta, Rabu (23/8/2023).

Berdasarkan pengamatan data dari stasiun terdapat 5 titik yang selalu menunjukkan kualitas udara tidak sehat di wilayah Jabodetabek, meliputi:

  • Stasiun Bantar Gebang, Kabupaten Bekasi.
  • Stasiun Sumur Batu, Kabupaten Bekasi.
  • Stasiun Lubang Buaya, Jakarta Timur.
  • Stasiun Tangerang Selatan BSD, Kota Tangerang Selatan.
  • Stasiun Tangerang Pasir Jaya, Kota Tangerang.

Kualitas udara tidak sehat di Stasiun Bantar Gebang dan Stasiun Sumur Batu dipicu oleh pembakaran sampah secara berkala. Sedangkan di Stasiun Lubang Buaya disebabkan oleh pembakaran arang dan pabrik tahu.

Lalu untuk Stasiun Tangerang Selatan BSD dan Stasiun Tangerang Pasir Jaya masih dalam proses identifikasi sumber pencemarnya.
 

Editorial Team

Related Article