Ilustrasi lingkungan (IDN Times/Mardya Shakti)
Dia menjelaskan, berdasarkan hasil analisa menunjukkan, kekuatan gempa bumi yang terjadi bervariasi dari magnitudo 1,8 hingga 6,0. Sebaran pusat gempa bumi atau episenter umumnya berada di laut. Terjadi pada zona pertemuan lempeng Indo-Australia dan Eurasia di bagian barat Lampung, sekitar Selat Sunda dan selatan Provinsi Banten hingga Jawa Barat.
Gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 3 hingga 5, kata dia, dominan terjadi sekitar 65 persen atau 549 kejadian. Diikuti gempa bumi dengan kekuatan magnitudo di bawah 3 sebesar 33 persen atau 275 kejadian. Sementara gempa bumi magnitudo dibatas 5 sebesar 2 persen atau 6 kejadian.
"Aktivitas gempa bumi terbanyak terjadi pada bulan Oktober 2020 sejumlah 104 kejadian. Sedangkan terendah aktivitas kejadian gempanya pada bulan Agustus 2020 sejumlah 36," kata Urip.