Serang, IDN Times – Sebuah video viral di media sosial yang isinya sekelompok orang mengaku sebagai tokoh agama di Kota Serang menyatakan penolakannya terhadap rapid test COVID-19. Video itu berdurasi 34 detik.
“Menolak rapid test para kiyai dan para santri se-Kota Serang. Kedua menolak RUU Haluan Ideologi Pancasila,” kata salah seorang dalam video pendek tersebut.
Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Serang pun langsung menanggapi video tersebut.
