Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Raih Emas Asian Para Games, Atlet Difabel Cilegon Dapat Rumah-Mobil

Kota Serang
2 min read
Raih Emas Asian Para Games, Atlet Difabel Cilegon Dapat Rumah-Mobil
Peraih emas Asian Para Games Handayani dapat mobil dan rumah dari gubernur (Dok. Adpim)
  • Atlet boccia asal Cilegon, Handayani, meraih emas Asian Para Games 2026 di Nagoya, Jepang, dan mendapat penghargaan saat peringatan Sumpah Pemuda di Banten.
  • Gubernur Banten Andra Soni menyerahkan rumah, mobil, serta uang apresiasi Rp30 juta sebagai penghargaan atas perjuangan dan prestasi internasional Handayani.
  • Handayani, yang pernah juara SEA Games dan peringkat pertama dunia, menyatakan penghargaan itu memotivasinya meningkatkan prestasi serta mendorong difabel mengembangkan potensi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Serang, IDN Times – Atlet boccia asal Kota Cilegon, Handayani, mendapat hadiah rumah, mobil, dan uang apresiasi Rp30 juta dari Gubernur Banten, Andra Soni, setelah meraih medali emas di Asian Para Games 2026 di Nagoya, Jepang.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian peringatan Hari Sumpah Pemuda di Lapangan Setda Banten, Rabu (28/10/2026).

  1. 1. Dinilai telah harumkan nama Banten di tingkat internasional

    Peraih emas Asian Para Games Handayani dapat mobil dan rumah dari gubernur (Dok. Adpim)
    Peraih emas Asian Para Games Handayani dapat mobil dan rumah dari gubernur (Dok. Adpim)

    Andra mengatakan, penghargaan itu merupakan bentuk apresiasi atas perjuangan Handayani yang berhasil mengharumkan nama Banten di tingkat internasional. Menurutnya, prestasi tersebut tidak diraih secara instan, melainkan melalui proses panjang.

    “Handayani adalah atlet difabel, atlet paralympic atau para games yang bertanding di Asian Para Games Nagoya. Dan alhamdulillah, beliau mendapatkan medali emas. Dan medali emas ini tentu harus kita apresiasi karena ini proses perjuangannya panjang,” kata Andra.

  2. 2. Berbagai prestasi diraih, duduki peringkat pertama dunia

    Pertandingan cabor boccia dalam ASEAN Paragames (APG) XI Solo. (IDN Times/Larasati Rey)
    Ilustrasi. Pertandingan cabor boccia dalam ASEAN Paragames (APG) XI Solo. (IDN Times/Larasati Rey)

    Ia menyebut Handayani memiliki rekam jejak prestasi di berbagai kompetisi, mulai dari tingkat nasional hingga internasional. Atlet asal Cilegon itu juga disebut pernah menjuarai SEA Games dan menduduki peringkat pertama dunia di cabang olahraga yang ditekuninya.

    Sebagai bentuk penghargaan, Pemprov Banten memberikan uang apresiasi sebesar Rp30 juta. Sementara hadiah rumah dan mobil turut diserahkan sebagai bentuk penghargaan atas pencapaian Handayani.

    “Oleh karena itu, banyak apresiasi datang ke beliau. Alhamdulillah, hari ini diserahkan rumah dan sebuah kendaraan mobil, juga dari Pemprov sebesar 30 juta, ya, yang dari Pemprovnya,” ujar Andra.

    Andra berharap penghargaan tersebut dapat bermanfaat bagi Handayani sekaligus menjadi motivasi bagi atlet difabel lainnya untuk terus berprestasi.

    “Dan semoga itu bermanfaat buat Handayani. Inilah bentuk apresiasi masyarakat kepada Handayani,” katanya.

  3. 3. Handayani janji terus tingkatkan prestasi

    Peraih emas Asian Para Games Handayani dapat mobil dan rumah dari gubernur (Dok. Adpim)
    Peraih emas Asian Para Games Handayani dapat mobil dan rumah dari gubernur (Dok. Adpim)

    Sementara itu, Handayani mengaku tidak menyangka mendapatkan hadiah rumah dan mobil. Ia menyampaikan terima kasih kepada Andra Soni dan Pemprov Banten atas penghargaan yang diberikan.

    “Alhamdulillah banget, terima kasih kepada Bapak Gubernur, kepada Pemerintah Provinsi Banten atas apresiasinya,” ujar Handayani.

    Ia mengatakan, penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan prestasi pada masa mendatang.

    “Enggak nyangka banget, pokoknya. Senang banget, alhamdulillah banget, dan menjadi motivasi buat Handayani buat semakin berprestasi ke depannya,” katanya.

    Handayani juga mengajak teman-teman difabel agar tidak menyerah dalam mengembangkan minat dan bakat. Menurutnya, setiap orang memiliki potensi yang bisa diasah untuk meraih prestasi.

    “Semoga buat teman-teman difabel semakin bisa termotivasi buat belajar apa pun, kembangkan bakat, minat bakat dan potensinya, jangan pernah menyerah, dan semoga prestasi-prestasi gemilang bermunculan,” tutur Handayani.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More