Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Peruntungan Shio Tahun Ular Kayu, Menurut Bazi

Peruntungan Shio Tahun Ular Kayu, Menurut Bazi
Ilustrasi Shio (freepik.com/freepik)
Intinya Sih
  • Perhitungan Bazi membantu masyarakat Tionghoa memahami takdir dan keberuntungan berdasarkan informasi kelahiran.
  • Bazi digunakan untuk strategi hidup, pengambilan keputusan, dan memilih teman bisnis dengan melihat elemen seperti kayu, api, tanah, logam, dan air.
  • Pada tahun 2025, Sari Musdar memperkirakan adanya dinamika dan ketidakstabilan yang mengharuskan adaptasi cepat dalam bisnis dan perusahaan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Kota Tangerang, IDN Times - Tahun baru Cina alias Imlek, tinggal di depan mata. Banyak orang yang mencari peruntungan lewat perhitungan atau ramalan Bazi. Melalui tanggal lahir, banyak masyarakat Tionghoa yang mencari tahu peruntungan, mulai dari jodoh, keuangan, kesehatan, bahkan sosial.

Bazi sering juga disebut Pa Ce, adalah seni kuno dalam budaya dan metafisika Tionghoa yang membantu orang memahami takdir dan keberuntungan mereka.

Memiliki arti empat pilar takdir, Bazi sendiri menggunakan informasi kelahiran seseorang, yang mencakup tahun, bulan, hari, dan jam, untuk mengevaluasi karakter, potensi, dan kesulitan yang mereka hadapi dalam hidupnya.

1. Bazi kerap digunakan untuk urusan bisnis

Ilustrasi Mahasiswa (binus.ac.id)
Ilustrasi Mahasiswa (binus.ac.id)

Seorang praktisi bazi, Sari Musdar mengatakan, di Indonesia banyak yang menggunakan Bazi untuk urusan bisnis dan profesional yang mencari kejelasan dalam hubungan pribadi dan profesional.

"Bazi memberikan wawasan yang dapat digunakan untuk strategi hidup, pengambilan keputusan, dan bahkan untuk memilih teman bisnis dengan melihat bagaimana elemen seperti kayu, api, tanah, logam, dan air berinteraksi satu sama lain," kata Sari, Senin (20/1/2025).

Sari juga mengatakan, dalam kalender Cina, tahun ini merupakan Tahun Ular Kayu. Menurutnya, energi yang dibawa ular kayu tergolong unik sehingga penuh potensi untuk pertumbuhan dan transformasi.

"Pasar yang sebelumnya inklusif akan berubah menjadi lebih eksklusif atau mengalami perubahan yang signifikan. Karakteristik tahun ini 'menuntut' orang untuk lebih berusaha dalam hal market," tuturnya.

2. Semester pertama tahun 2025 diramalkan akan penuh dinamika

ilustrasi perayaan Imlek (pexels.com/Utpal Sarkar)
ilustrasi perayaan Imlek (pexels.com/Utpal Sarkar)

Sari juga memperkirakan, pada semester pertama dari tahun 2025 akan penuh dengan dinamika dan ketidakstabilan, yang mengharuskan orang dan perusahaan untuk menjadi adaptif dan siap dengan perubahan yang cepat.

Sektor seperti real estate, perawatan kesehatan, edukasi, internet, pakaian, dan perkebunan diperkirakan berkembang baik, sementara perbankan, asuransi, logistik, pariwisata, dan otomotif mungkin menghadapi tantangan.

“Pemerintah kemungkinan akan mengeluarkan kebijakan yang memicu protes, dan akan ada pertemanan baru antara negara-negara. Dua negara mungkin akan berkolaborasi mencari solusi untuk isu internasional atau regional, meski hasilnya tidak signifikan. Banyak pekerja seni dan seniman mungkin muncul, memicu konflik hak kekayaan intelektual dengan perusahaan,” ujarnya.

3. Empat shio paling beruntung di tahun 2025, apa saja?

Ilustrasi Shio (freepik.com/freepik)
Ilustrasi Shio (freepik.com/freepik)

Dalam analisisnya untuk tahun 2025, Sari menekankan empat shio yang dianggap memiliki lebih banyak keberuntungan daripada yang lain. Shio Tikus, Shio Kuda, Shio Macan, dan Shio Monyet adalah shio yang dianggap paling beruntung.

"Untuk setiap shio, ada keberuntungan masing-masing," ujarnya.

Ini menunjukkan bahwa setiap shio memiliki kemungkinan untuk mengalami periode keberuntungan dalam kehidupan selama tahun ini. Ada juga perkiraan potensi yang dimiliki shio lain.

Seperti Shio dengan potensi kemakmuran yang bagus,  menurut dia, adalah Tikus, Monyet, Macan, Anjing, dan Kuda. Mereka diharapkan sukses dalam finansial dan karier.

Lalu, ada juga shio yang menghubungkan orang dengan orang, seperti Ayam, Monyet, dan Kerbau akan diuntungkan jika fokus pada jaringan sosial.

"Shio yang menarik massa, followers atau fans, mereka adalah Tikus, Ular, Kuda, dan Monyet harus belajar branding dan public speaking untuk menarik perhatian publik. Juga ad shio yang mendapat pengakuan reputasi atau Keahliannya di industri, seperti Tikus, Ayam, dan Kuda," tuturnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Muhamad Iqbal
Ita Lismawati F Malau
Muhamad Iqbal
EditorMuhamad Iqbal
Follow Us

Latest News Banten

See More