2.090 Calon Jemaah Haji Asal Kabupaten Tangerang Diberi Uang Saku

- Pemerintah Kabupaten Tangerang memberikan uang saku Rp750 ribu kepada 2.090 calon jemaah haji tahun 2026, meningkat dari Rp500 ribu pada tahun sebelumnya.
- Calon jemaah haji asal Kabupaten Tangerang dibagi dalam tujuh kloter keberangkatan melalui Bandara Soekarno-Hatta setelah menjalani proses registrasi dan pemeriksaan dokumen.
- Jemaah termuda berusia 17 tahun dan tertua 88 tahun, sementara seluruh jamaah di Tanah Suci dilaporkan aman meski ada ketegangan di Timur Tengah.
Tangerang, IDN Times - Pemerintah Kabupaten Tangerang memberikan uang saku kepada 2.090 calon jemaah haji asal wilayahnya pada musim haji 2026 ini. Adapun, uang saku tersebut diberikan dengan nilai Rp750 ribu per orang.
"Pada tahun 2025 sebesar Rp500 ribu, maka pada tahun 2026 meningkat menjadi Rp750 ribu untuk masing-masing jamaah," kata Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, Minggu (26/4/2026).
1. Calon jemaah haji Kabupaten Tangerang dibagi 7 kloter keberangkatan

Diketahui, calon jemaah haji Kabupaten Tangerang tahun ini dibagi menjadi 7 kloter keberangkatan, yakni dimulai dari kloter 5 Provinsi Banten yang telah diberangkatkan ke Embarkasi Cipondoh, Kota Tangerang. Nantinya, para calon jemaah haji akan menjalani registrasi, pemeriksaan dokumen keimigrasian, hingga barang bawaannya oleh Bea Cukai.
"Keberangkatan melalui Bandara Soekarno-Hatta," katanya.
2. Calon jemaah haji termuda asal Kabupaten Tangerang berusia 17 tahun

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Wilayah Kabupaten Tangerang, Abdullah Hasyim menuturkan adanya jamaah haji termuda asal Kabupaten tangerang di usia 17 tahun dan yang tertua usia 88 tahun. Hasyim menekankan kepada seluruh jamaah haji agar senantiasa menjaga kondisi kesehatan selama menjalankan ibadah.
“Agar seluruh jamaah benar-benar menjaga kesehatan agar dapat menjalankan rangkaian ibadah dengan baik,” tuturnya.
3. Jemaah haji tak terdampak konflik Timur Tengah

Ia juga menegaskan bahwa terkait dinamika dan ketegangan yang terjadi di wilayah Timur Tengah, hingga saat ini kondisi jamaah haji di Tanah Suci tetap aman dan tidak terdampak oleh eskalasi tersebut.
“Alhamdulillah, sampai saat ini kondisi jamaah haji di Tanah Suci tidak terganggu dan tetap aman,” tegasnya.


















