Perbaikan Jalan Penghubung ke Bandara Soetta Dipercepat

- Dinas PUPR Kota Tangerang mempercepat perbaikan Jalan Pembangunan 3 Neglasari yang menghubungkan kawasan Bandara Soetta untuk menjaga kelancaran mobilitas dan keselamatan pengguna jalan.
- Perbaikan dilakukan dengan sistem penambalan di titik-titik berlubang karena jalur ini menjadi akses vital menuju kawasan industri dan pergudangan sekitar bandara.
- Selain itu, Jalan Pajajaran Jatiuwung juga diperbaiki secara cepat guna mencegah kemacetan, sementara sejumlah ruas lain di Kota Tangerang masih dalam tahap perbaikan berkelanjutan.
Tangerang, IDN Times - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang mempercepat perbaikan Jalan Pembangunan 3 Neglasari yang menghubungkan ke kawasan Bandara Soetta dan Jalan Pajajaran Jatiuwung ke kawasan industri Jatiuwung. Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang berharap percepatan perbaikan itu bisa agar tidak menyebabkan kemacetan.
Kepala Bidang Operasional dan Pemeliharaan Dinas PUPR Kota Tangerang Iwan Nursyamsu mengatakan, Jalan Pembangunan 3 Neglasari merupakan salah satu jalan yang menghubungkan sejumlah kawasan strategis, yakni Jalan Raya Bouroq-Lio Baru (Kota Tangerang-Jakarta via Daan Mogot) dengan Jalan Marsekal Suryadarma (Kota Tangerang-Pintu M1 Bandara Internasional Soekarno-Hatta).
"Kami pastikan perbaikan oleh petugas dilakukan cepat agar mobilitas kendaraan tetap lancar dan tidak membahayakan para pengguna jalan lainnya,” kata Iwan, seperti dikutip dari ANTARA.
1. Begini cara perbaikan Jalan Pembangunan 3 Neglasari

Sementara itu perbaikan Jalan Pembangunan 3 Neglasari dilakukan dengan sistem penambalan pada sejumlah titik lubang yang membahayakan pengendara.
“Karena Jalan Pembangunan 3 ini menjadi jalur vital yang menghubungkan sejumlah kawasan industri pergudangan di sekitar Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Maka pekerjaan dilakukan secara cepat dan tepat," ujarnya.
2. Jalan Pajajaran Jatiuwung juga turut diperbaiki

Selain itu Dinas PUPR Kota Tangerang juga memperbaiki Jalan Pajajaran Jatiuwung yang dilakukan cepat untuk menghindari kemacetan lalu lintas. Jalan Pajajaran Jatiuwung, kata dia, menjadi jalan sekunder yang menghubungkan Jalan Raya Gatot Subroto (Kota Tangerang-Serang) ke kawasan industri Jatiuwung.
”Jalan Pajajaran ini memang rawan sekali mengalami kerusakan karena menjadi jalur akses ke kawasan industri yang banyak dilalui kendaraan berat. Namun, kegiatan perbaikan terus dilakukan untuk memastikan jalan ini dapat dilalui semua jenis kendaraan dengan aman dan nyaman,” katanya.
Selain itu Pemkot Tangerang terus melanjutkan kegiatan perbaikan di sejumlah jalan lainnya seperti di Jalan Benteng Betawi, Jalan Halim Perdanakusuma Benda, Jalan Garuda Batuceper, Jalan Kebon Besar, Jalan Sangego Periuk, dan Jalan M. Toha Karawaci, yang masih berlangsung sampai sekarang.

















