70 Warga Cihara Lebak Terpaksa Mengungsi Akibat Tanah Bergerak

- 70 jiwa lebih warga mengungsi akibat pergerakan tanah di Lebak
- Luas tanah yang terdampak mencapai 4 hektare, pemerintah desa mengimbau warga untuk tidak menempati
- Fenomena ini merupakan kali pertama terjadi di lokasi tersebut, logistik dan kesehatan pengungsi sudah terpenuhi
Lebak, IDN Times - Sedikitnya 70 jiwa lebih warga Kampung Cinanggoler Babakan Kurban dan Kampung Batu Karut di Desa Panyaungan, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak terpaksa mengungsi ke tempat lebih aman setelah fenomena pergerakan tanah terjadi di wilayah tempat tinggal mereka.
“Kampung Cinanggoler Babakan Kurban sebanyak 22 keluarga di 21 rumah, dan di Kampung Batu Karut ada 3 keluarga di 2 rumah,” kata Kepala Desa Panyaungan, Suryana kepada wartawan, dikutip Selasa (10/12/2024).
1. Luas tanah yang terdampak fenomena tersebut sekitar 4 hektare

Pergarakan tanah di Panyaungan terjadi pada Rabu (4/12/2024). Luas tanah yang terdampak fenomena tersebut sekitar 4 hektare (ha). Suryana mengatakan, setelah pergerakan tanah, pemerintah desa mengimbau kepada warga agar tidak dulu menempati.
“Karena pergerakan tanah yang cukup luas serta kondisi hujan masih terjadi, maka dikhawatirkan pergerakan tanah susulan,” ujarnya.
2. Fenomena ini baru terjadi di wilayah tersebut

Fenomena pergerakan tanah, lanjut Suryana, baru kali pertama di lokasi tersebut.
“Logistik alhamdulilah ada, baik dari masyarakat, paguyuban, dewan dari BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah). Kalau kondisi kesehatan para pengungsi alhamdulilah, kalau pun ada yang sedikit sakit bisa ditangani,” katanya.


















