Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Ada Pegawai Positif COVID-19, Ratusan ASN Tangsel Jalani Rapid Test

Kota Tangerang Selatan
Ada Pegawai Positif COVID-19, Ratusan ASN Tangsel Jalani Rapid Test
IDN Times/Muhamad Iqbal
Share Article

Tangerang Selatan, IDN Times - Ratusan pegawai yang bertugas di lingkup Pemerintah Kota Tangerang Selatan menjalankan rangkaian pemeriksaan tes cepat dan swab, menyusul adanya pegawai yang positif COVID-19.

Tes yang berlangsung di Gedung 3 Puspemkot di Jalan Maruga Raya, Ciputat, Tangsel, Selasa (15/9/2020)  itu dilakukan secara bertahap.

"Ya ini dalam rangka antisipasi kita karena Tangsel kembali masuk ke zona merah. Makanya kita melakukan rapid dan swab," ujar Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie di lokasi.

  1. 1. Pemeriksaan ini untuk cegah penyebaran

    IDN Times/Muhamad Iqbal
    IDN Times/Muhamad Iqbal

    Selain itu, pemeriksaan ini juga dilakukan untuk mencegah terjadinya kembali penyebaran COVID-19 di lingkup perkantoran, khususnya Pemerintah Kota Tangsel. Sebab meski tak dapat memastikan jumlahnya, Benyamin mengakui bahwa terdapat pegawainya dinyatakan positif virus tersebut.

    “Kan kita tahu ada pegawai (positif). Kita belum dapat laporan (jumlahnya). Makanya sebelum menyebar lebih jauh kita lakukan antisipasi seperti ini," tuturnya.

  2. 2. Rapid test baru dilakukan di beberapa kantor dinas saja

    Ilustrasi ASN. IDN Times/Muhamad Iqbal
    Ilustrasi ASN. IDN Times/Muhamad Iqbal

    Untuk sementara ini, rapid test dan swab test baru dilakukan bagi sejumlah dinas, yakni Dinas Pemuda dan Olahraga, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DPMP3AKB), dan Dinas Perumahan, Permukiman dan Pertanahan Kota Tangsel.

    "Targetnya kurang lebih 600 peserta dari empat dinas tersebut. Nanti kita akan lanjutkan lagi ke dinas yg lainnya," kata dia.

  3. 3. Para ASN yang dites gak taat protokol

    Ilustrasi. IDN Times/Muhamad Iqbal
    Ilustrasi. IDN Times/Muhamad Iqbal

    Dalam pemeriksaan itu, para ASN terlihat tidak menerapkan jaga jarak dalam mengantre. Padahal jaga jarak agar tidak berkerumun merupakan salah satu protokol kesehatan pencegahan COVID-19.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More