Airin Pamer Pimpin Tangsel dengan Anggaran Terbatas

- Airin Rachmi Diany memamerkan kesuksesannya memimpin Kota Tangerang Selatan dengan anggaran terbatas namun efektif.
- Pemimpin daerah harus fokus pada sektor krusial dan potensial untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta memanfaatkan potensi sumber daya alam.
- APBD Kota Tangerang Selatan naik drastis menjadi Rp4 triliun dan PAD Rp2 triliun saat Airin memimpin, dengan fokus pada kolaborasi antar pemerintah daerah untuk percepatan ekonomi.
Tangerang, IDN Times - Calon Gubernur Banten nomor urut 2, Andra Soni melemparkan pertanyaan kepada Calon Gubernur nomor urut 1, Airin Rachmi Diany mengenai strategi dirinya untuk membangun Banten dengan anggaran yang sangat terbatas dengan luas wilayah yang sangat besar.
Menjawab hal itu, Airin memamerkan dirinya yang telah sukses memimpin Kota Tangerang Selatan saat baru saja menjadi daerah otonomi baru setelah berpisah dari wilayah Kabupaten Tangerang.
"Saat itu, APBD Tangsel hanya Rp125 Milyar, tapi komitmen kepala daerah memastikan kebutuhan ada dimana itu sangat penting dilakukan untuk memastikan anggaran digunakan tepat," kata Airin pada Debat Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Banten 2024 di Jakarta, Rabu (16/10/2024).
1. Airin menyebut anggaran diberikan untuk sektor yang bisa tingkatkan PAD

Airin mengungkapkan, pemimpin daerah harus melihat kebutuhan dari daerah tersebut di sektor yang krusial dan potensial memberikan PAD untuk daerah. Airin pun memberikan contoh di Pandeglang dan Lebak yang membutuhkan jalan poros desa yang bisa menghidupkan potensi sumber daya alam dua daerah tersebut.
"Sama-sama kita naikkan industri pariwisata, pertanian Cimanuk luar biasa. Pupuknya seperti apa, APBD Pandeglang dan Lebak harus fokus, tugas saya jalan poros desa bisa buat percepatan ekonomi," jelasnya.
2. Airin sebut APBD dan PAD Tangsel meningkat tajam saat ia menjabat

Airin menyebut, luas jalan di Kota Tangerang Selatan saat ini berada di angka 4 poin lebih, jumlah tersebut lebih panjang dari Pandeglang dan Lebak meski luas wilayahnya jauh lebih kecil. Hal tersebut membuat, APBD Kota Tangerang Selatan naik drastis saat dia memimpin.
"APBD naik jadi Rp4 triliun dan PAD Rp2 triliun, kami harus dorong pemerintah pusat, ada kolaborasi, kerjasama kebersamaan tugas pemerintah provinsi Banten koordinator apa yang dibutuhkan Lebak, Pandeglang, dan daerah lain," ungkapnya.
Ia pun bakal menegaskan komitmen pemangku kepentingan sangat penting untuk bisa memanfaatkan anggaran dengan sebaiknya sehingga membuat pendapatan daerah juga meningkat.
"Saya bersyukur Tol Serang-Panimbang sudah dibuat, ini jadi keuntungan untuk potensi pariwisata, pertanian, ekonomi hijau, biru, kebersamaan kerjasama dan komitmen pemangku kepentingan lainnya investasi harus dijalankan dengan mengikuti aturan yang berlaku," kata Airin.



















