Tangerang, IDN Times - Puluhan hektare lahan persawahan di dua Kecamatan Kresek dan Kecamatan Jayanti Kabupaten Tangerang sempat terdampak banjir akibat luapan Sungai Cidurian. Petani pun merugi dan terancam gagal panen atau fuso.
Banjir sudah melanda sejak 30 Desember 2022, berdasarkan laporan dari Penyuluh Pertanian dan Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT).
Adapun lokasi lahan persawahan yang terdampak banjir itu, ada di Kecamatan Kresek di Desa Koper seluas 5 hektare (ha), Desa Pasir Ampo 8 ha, sedangkan Kecamatan Jayanti Desa Cikande 5 ha dan Desa Pasir Gintung 7 ha.
“Area yang terendam ini imbas dari banjir yang melanda wilayah Kresek dan Jayanti, ini yang menyebabkan beberapa area persawahan milik petani di daerah tersebut terendam banjir,” kata Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang, Asep Jatnika Sutrisno pada Kamis (5/1/2023).
