Ben Widjaja, Co-founder & President Director Mandaya Hospital Group (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)
Salah satu terapi yang bisa dijalankan pasien yakni Selective Internal Radiation Therapy Yttrium-90 (SIRT Y-90). Layanan ini merupakan terapi kanker hati minimal invasif tanpa operasi besar yang masih tergolong baru dan langka di Indonesia.
Peluncuran layanan ini turut menghadirkan pakar SIRT Y-90 internasional, Assoc. Prof. Too Chow Wei selaku Senior Consultant dari Departemen Radiologi Intervensi Singapore General Hospital. SIRT Y-90 merupakan terapi kanker hati yang menggunakan zat radioaktif Yttrium-90 untuk menghantarkan radiasi langsung ke inti tumor melalui aliran darah.
"Terapi ini memungkinkan radiasi diarahkan lebih presisi ke tumor sehingga sel kanker dapat dihancurkan secara maksimal dengan risiko kerusakan lebih minimal pada jaringan hati sehat di sekitarnya,"kata Too Chow.
Sebelum prosedur dilakukan, pasien akan menjalani pemeriksaan pencitraan untuk memetakan pembuluh darah dan menentukan jalur terbaik menuju tumor. Selanjutnya, dokter memasukkan kateter melalui pembuluh darah di area paha dekat selangkangan untuk menyalurkan partikel Y-90 langsung ke tumor hati, yang kemudian melepaskan radiasi dosis tinggi dalam jarak dekat.
“Semuanya kami harapkan dan maksimalkan untuk para pejuang kanker hati. Semoga Mandaya bisa membantu sebanyak-banyaknya pasien kanker hati untuk penyembuhan mereka," ujar Ben Widaja, Co-founder & President Director Mandaya Hospital Group.
Sebagai informasi, SIRT Y-90 dapat digunakan pada pasien kanker hati stadium awal maupun stadium lanjut, baik kanker hati primer maupun kanker yang telah menyebar (metastasis) ke hati.