Tangerang Selatan, IDN Times - Kasus perkosaan almarhum OR (16) membuat geger publik Tangerang Selatan (Tangsel). Pasalnya, kasus ini semakin hari semakin membingungkan karena keterangan kepolisian yang beberapa kali berubah.
Ketua RT 03 RW 01 Kelurahan Pondok Jagung, Serpong Utara, Tangsel, Kimin mengaku bingung dengan informasi yang polisi yang awalnya sempat mengisyaratkan bahwa korban OR menjual diri kepada para pelaku.
"Korban orangnya baik, perilaku nya baik, orang nya sangat hormat, gak ada latar belakang bandel anak baik, anaknya sopan," kata Kimin, Kamis (18/6).
Kimin mengatakan korban merupakan anak yang putus sekolah di tingkat SMP. Keseharian korban sendiri beberapa kali bekerja serabutan membantu orang-orang di wilayah RT nya.
"Setahu saya dia enggak (pernah keluar malem juga), selalu izin ke orangtua, gak masuk akal penjelasan polisi kalau seperti itu, soalnya anak nya baik," kata Kimin.
