Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Dipantau Wamen dan Jubir Kepresidenan, MBG di Tangsel Tanpa Susu
IDN Times/Maya Aulia Aprilianti
  • Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Lengkong Gudang, Tangerang Selatan sesuai standar BGN
  • MBG tanpa susu karena telah memenuhi protein ganda, disuplai lagi jika diperlukan
  • Pelaksanaan MBG di 7 titik di Kota Tangsel cukup baik, berdasarkan harapan Presiden untuk mengentaskan stunting
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Tangerang, IDN Times - Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala Badan Koordinasi  Penanaman Modal (BKPM), Todotua Pasaribu serta Juru Bicara Kantor Komunikasi Kepresidenan, Adita Irawati memantau pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Lengkong Gudang, Serpong, Tangerang Selatan, Senin (13/1/2024).

Dalam pelaksanaannya, MBG di sekolah tersebut memiliki menu nasi, tumis sayur tahu, capcai, daging sapi teriyaki, dan buah jeruk. Wamen Todotua mengungkapkan, pelaksanaan MBG di sekolah ini tanpa susu lantaran telah memiliki lauk yang protein ganda, yakni daging sapi dan tahu.

"Susu kan double protein kan. Jadi kalau menu di makanannya udah ada proteinnya, kami enggak kasih susunya. Tapi kadang juga akan disuplai lagi," kata Wamen.

1. Ada 7 titik pelaksanaan MBG di Tangsel

IDN Times/Maya Aulia Aprilianti

Adapun, pelaksanaan MBG di Kota Tangsel ada 7 titik. Salah satunya adalah di SDN Lengkong Gudang.

Sejak dilakukan pertanggal 6 Januari 2025 lalu, pelaksanaan MBG di Tangsel disebut cukup baik. "Dan juga para pelajar, adik-adik pelajar sendiri sangat bahagia, kami harapkan ini bisa mewujudkan harapan semua, harapan Bapak Presiden, program ini adalah untuk meberikan fundamental, ketahanan gizi SDM kita semua," jelasnya.

2. Menu MBG di setiap daerah bisa berbeda

IDN Times/Maya Aulia Aprilianti

Sementara itu, Juru Bicara Kantor Komunikasi Kepresidenan, Adita Irawati mengungkapkan, menu MBG di setiap daerah memang berbeda-beda, namun masih berpaku pada standar yang ditetapkan badan gizi nasional (BGN). Di mana, susu tidak wajib ada, namun bisa diganti dengan lauk yang sudah memenuhi standar gizi.

"Soal menu ini sekali lagi kami tegaskan, referensinya adalah angka kecukupan gizi, jadi bagaimana AKG itu terpenuhi dengan komposisi nutrisi seimbang itu yang paling utama," katanya. 

3. MBG bertujuan untuk mengentaskan angka stunting di Indonesia

IDN Times/Maya Aulia Aprilianti

Adita mengungkapkan, MBG dilakukan bertujuan untuk mengentaskan angka stunting di Indonesia. Hal tersebut, dimulai dari ibu hamil, ibu menyusui, balita, hingga anak sekolah.

"Memang ini satu hal yang pertama kali sekali diadakan di Indonesia, sejak negara kita berdiri ini program pertama. Jadi memang kemudian dilaksanakan ada kemudian beberapa hal disempurnakan lagi," jelasnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article