Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Distribusi Logistik, Belasan TPS di Serang Tak Bisa Diakses Kendaraan
Ilustrasi logistik Pemilu. (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)

Serang, IDN Times - Sebanyak 15 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di dua kecamatan di Kabupaten Serang berada di lokasi sulit diakses untuk pendistribusian logistik Pemilu 2024.

Pasalnya, ke-15 TPS tersebut tidak bisa diakses oleh kendaraan karena berada di wilayah kepulauan.

1. KPU akan menyiapkan perahu untuk proses distribusi logistik pemilu

KPU RI menggelar simulasi pengiriman logistik Pemilu 2024 di Kantor KPU Kabupaten Bogor, Cibinong, Jawa Barat. (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)

Belasan TPS yang sulit diakses tersebut berlokasi di Desa Wargasara, Kecamatan Tirtayasa dan Pulo Panjang, Kecamatan Pulo Ampel. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Banten akan mempersiapkan perahu untuk mendistribusikan logistik ke wilayah tersebut.

"Yang ekstrem kalau musim hujan itu ada di Kabupaten Serang, Wargasara dan Pulo Panjang harus pakai perahu," kata Komisioner KPU Banten, Ahmad Suja'i saat dikonfirmasi pada Senin (13/11/2023).

2. Lokasi bisa dicapai dalam 2 jam perjalanan

KPU RI menggelar simulasi pengiriman logistik Pemilu 2024 di Kantor KPU Kabupaten Bogor, Cibinong, Jawa Barat. (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)

Suja'i menjelaskan, perjalanan menuju Pulo Panjang butuh waktu 20 menit. Sedangkan ke Wargasara harus memakan waktu 2 jam. Dalam pendistribusiannya, KPU harus dikawal petugas keamanan. Hal itu untuk memastikan masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya.

"Kalau cuaca bagus paling satu kali pendistribusian sudah beres," katanya.

3. Ada juga di Pandeglang dan Lebak, untuk jumlah masih pendataan

Dok. Istimewa/apud

Sedangkan untuk daerah lain pihaknya masih melakukan pemetaan. Namun, berkaca dari pemilu yang lalu ada sejumlah TPS di Kabupaten Lebak dan Pandeglang juga sulit diakses kendaraan karena melintasi hutan.

"Kalau data validnya kita belum ada, tapi kita bisa melihat itu. Dari segi infrastruktur sudah baik, tapi geografis jauh-jauh dan masuk ke hutan," katanya.

Ahmad Suja'i memastikan bahwa KPU Banten mengedepankan enam T dalam mengelola logistik, di antaranya tepat jenis, tepat jumlah, tepat kualitas, tepat waktu, tepat sasaran, dan tepat biaya.

"Logistik tahap 1 yang sudah dikirim segel plastik untuk memperkuat surat suara dan pengganti gembok. Hari ini yang akan dikirim tinta dan dalam waktu dekat kotak suara," katanya.

Editorial Team

Related Article