Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Idap Kanker, Warga Kota Serang Ini Tak Punya Biaya Berobat di RS
IDN Times/Khaerul Anwar

Serang, IDN Times - Siti Kamidah (40), seorang ibu ini hanya bisa berbaring dan duduk menahan rasa sakit. Perempuan asal Lingkungan Pakel Jaya, Kelurahan Gelam, Cipocok Jaya, Kota Serang ini mengidap kanker payudara. Sudah bertahun-tahun ia menderita penyakit ini.

Akibat menahan sakit, Kamidah sulit tidur dan memejamkan mata. Dengan terpaksa ia hanya bisa pasrah atas kondisi itu.

1. Kamidah mengidap kanker payudara sudah dua tahun

IDN Times/Khaerul Anwar

Kakak Kamidah, Ibu Nami (60) bercerita awalnya beberapa tahun lalu ada benjolan di salah satu bagian payudara dan terasa sakit. Karena menduga hanya penyakit biasa, ia tak berobat untuk mengecek penyakitnya saat itu.

"Adik saya ini kerja di Jakarta ada benjolan di payudaranya, ternyata kanker sekarang sudah jalan dua tahun," kata Nami, Rabu (29/11/2023).

2. Kondisinya sudah mengkerut dan membusuk

IDN Times/Khaerul Anwar

Waktu itu, Kamidah belum memiliki kartu BPJS Kesehatan. Ia baru mengurusnya secara mandiri beberapa bulan lalu untuk keperluan pemeriksaan di rumah sakit. Namun, itu pun sudah terlambat, kedua payudaranya semakin mengkerut dan membusuk.

"Kalau saya sebetulnya engga punya uang, mau berobat dia (Kamidah) memang gratis, tapi ongkosnya engga punya saya cuma jualan gemblong sehari hari," katanya.

3. Keluarga dan tetangga sudah tak sanggup membiayai pengobatan

Dok.Yankes RUSD Banten

Selama ini, lanjut Nami, dia dibantu tetangganya Ibu Munah yang memang sebagai relawan sudah sering membantu orang sakit. Namun, kini mereka sudah tak sanggup lagi sehingga perlu bantuan pemerintah.

"Saya mohon bantuannya kepada pemerintah, biar adik saya bisa sembuh, masih kesulitan apalagi sekarang di sininya (payudara) busuk bau," katanya.

Sementara itu Munah tetangga ibu Nami dan Siti, mengaku selama ini dirinya membawa berobat secara mandiri saja, namun saat ini dia memohon bantuan kepada Pemkot dan juga warga Kota Serang.

"Kalau berobat ke provinsi dua kali, tapi sekarang sudah buntu, makanya mohon bantuannya kepada Pemkot Serang karena dia mengidap kanker, gak tau stadium berapanya, sudah harus diangkat tapi engga ada biayanya," katanya.

Editorial Team

Related Article