Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Jawaban Andra dan Airin Soal Ketimpangan Usia Sekolah di Banten
IDN Times
  • Andra Soni - Dimyati Natakusumah ingin memberikan layanan sekolah gratis tingkat SMA/SMK dan SD-SMP
  • Menggratiskan pendidikan sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan, dengan solusi bekerjasama dengan swasta
  • Airin Rachmi Diany membuat program Kartini Banten untuk memberikan perlindungan terhadap keluarga, termasuk beasiswa ke perguruan tinggi perempuan dan laki-laki
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Serang, IDN Times - Pasangan Calon Gubernur Banten nomor urut 2, Andra Soni - Dimyati Natakusumah mendapatkan pertanyaan dari panelis mengenai adanya ketimpangan usia sekolah di Banten yang memprihatinkan.

Menjawab pertanyaan tersebut, Andra Soni mengungkapkan, dia dan Dimyati ingin melakukan terobosan dengan memberikan layanan sekolah gratis tingkat SMA/SMK sesuai kewenangan provinsi dan juga SD-SMP sesuai kewenangan kabupaten/kota.

"Mengejar ketertinggalan kita dengan cara memberikan layanan sekolah gratis kepada anak kita dan perlu dilakukan kolaborasi," kata Andra pada Debat Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Banten 2024 di Jakarta, Rabu (16/10/2024).

1. Andra: membangun sekolah baru lebih mahal dibanding gratiskan sekolah

IDN Times

Andra menuturkan, menggratiskan pendidikan merupakan tugas semua pihak, namun perlu adanya akselerasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan dengan menggratiskan sekolah.

"Untuk membangun sekolah baru diperlukan waktu tiga tahun, dengan biaya antara Rp40-60 miliar, makanya solusi sekolah gratis bekerja sama dengan swasta salah satu upaya yang paling baik," ungkapnya.

2. Airin menawarkan program Kartini Banten. Apa itu?

Debat Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Banten 2024 (IDN Times/M Iqbal)

Sementara, Calon Gubernur Banten nomor urut 1, Airin Rachmi Diany mengatakan, dia membuat program Kartini Banten, untuk memberikan perlindungan terhadap keluarga, baik perempuan dan anak, termasuk dari sisi memenuhi hak pendidikan. 

"Banyak anak perempuan kalau uangnya terbatas tidak perlu sekolah, makanya kami akan memberikan beasiswa tidak hanya SMA tapi ke perguruan tinggi perempuan Banten dan laki-laki yang punya prestasi," jelasnya.

Hal itu, untuk memberikan bekal kepada anak Banten untuk bisa mensejahterakan dirinya dan keluarganya di masa depan.

"Ilmu tidak berat dibawa kemana-mana, bekal kepada anak kita mendapat pekerjaan, penghasilan, ibu punya ilmu mendidik anak yang hidupnya lebih baik lagi," tuturnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article