Sementara itu, Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menginstruksikan seluruh jajaran terkait untuk melakukan pemantauan dan respons cepat terhadap wilayah yang mulai terdampak kekeringan selama musim kemarau.
"Pemerintah Kota Tangerang Selatan terus memantau wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan dan memastikan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya air bersih, tetap terpenuhi selama musim kemarau berlangsung," ujar Benyamin.
Sementara Camat Setu Erwin Gemala Putra mengatakan, dampak musim kemarau mulai dirasakan warga di Kelurahan Keranggan, tepatnya yang mendiami RW 01 RT 01 dan RW 02 RT 04.
"Jumlah kepala keluarga (KK) terdampak di dua RW tersebut sebanyak 35 KK, terdiri atas 15 KK di RW 01 dan 20 KK di RW 02. Sumur warga mulai mengering akibat musim kemarau," katanya.
Untuk membantu memenuhi kebutuhan warga, Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Kecamatan Setu bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang Selatan berkoordinasi dengan Perumdam untuk mendistribusikan air bersih ke wilayah terdampak.
"Alhamdulillah, mulai minggu lalu telah didistribusikan sekitar 5.000 liter air bersih kepada warga terdampak," ujarnya.