Bus Tayo Kota Tangerang (Dok. Pemkot Tangerang)
Kepala Dishub Kota Tangerang Achmad Suhaely mengatakan, Bus Tayo memiliki empat koridor, yaitu Poris Plawad-GOR Jatiuwung-Jatake, Poris Plawad-Cibodas, Ciledug-Tangcity, dan Cadas-Pintu Masuk M1 Bandara Soetta.
Setiap bus memiliki kapasitas 25 hingga 30 penumpang dengan tarif Rp2 ribu dan sudah menggunakan sistem pembayaran nontunai QRIS atau kartu elektronik.
Sedangkan Si Benteng merupakan angkutan kota yang melayani rute feeder ke Bus Tayo dengan sembilan rute yang melayani pemukiman warga.
Armada ini memiliki fasilitas AC, musik, cctv dan pintu otomasi, Si Benteng memiliki kapasitas 12 penumpang dengan pembayaran nontunai QRIS dan kartu elektronik.
“Keduanya bertarif Rp2 ribu jauh dekat dengan jam operasional 05.00 WIB hingga 18.30 WIB. Semua armada sudah dilengkapi GPS Tracker untuk pemantauan real time. Fasilitas ini juga menunjang penumpang yang dapat memantau Bus Tayo melalui aplikasi Trans Tangerang Ayo untuk informasi rute, bus terdekat, halte hingga petunjuk perjalanan,” jelasnya.