Besok, Wali Kota Tangerang Ajak Masyarakat Kerja Bakti

Ajakan berlaku untuk semua kalangan, termasuk TNI/Polri

Tangerang, IDN Times - Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah, mengajak masyarakat untuk melakukan kerja bakti massal di seluruh wilayah Kota Tangerang, Sabtu (9/12/2023). Hal tersebut sebagai langkah antisipasi mulai masuknya musim penghujan. 

"Ayo, sama-sama kita kerja bakti membersihkan lingkungan, serentak di hari Minggu, 10 Desember 2023, pukul 07.00 WIB," ujar Arief, Sabtu (9/12/2023).

1. Arief sebut kegiatan kerja bakti massal juga berlaku untuk TNI/Polri

Besok, Wali Kota Tangerang Ajak Masyarakat Kerja BaktiDok. Pemkot Tangerang

Arief menambahkan, kegiatan kerja bakti massal di seluruh wilayah Kota Tangerang, tidak hanya dilakukan oleh jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, namun juga oleh jajaran TNI dan Polri.

"Kerja bakti bentuk kepedulian kita pada lingkungan supaya lingkungannya selalu terjaga kebersihan dan kesehatannya," terangnya.

2. Arief imbau masyarakat jaga lingkungan tempat tinggal masing-masing

Besok, Wali Kota Tangerang Ajak Masyarakat Kerja BaktiDok. Pemkot Tangerang

Arief juga mengimbau agar masyarakat dapat menjaga kebersihan lingkungan mulai dari lingkungan terkecil, yaitu tempat tinggal. Hal ini dimaksudkan untuk meminimalisir potensi bencana sebagai dampak tingginya intensitas hujan.

"Jangan buang sampah sembarangan, saluran air juga dibersihkan supaya tidak mampet dan menjadi sarang penyakit," tutur Arief.

3. Pemkot Tangerang juga lakukan upaya untuk cegah banjir

Besok, Wali Kota Tangerang Ajak Masyarakat Kerja BaktiDok. Pemkot Tangerang

Kepala DPUPR Kota Tangerang, Ruta Ireng Wicaksono mengungkapkan, Pemkota Tangerang pada tahun 2023 ini sudah melakukan berbagai upaya untuk mencegah terjadinya banjir. Di antaranya membangun sembilan embung yang berlokasi di daerah rawan genangan air dan banjir di wilayah Kota Tangerang. 

Selain itu, Dinas PUPR Kota Tangerang juga melakukan pembangunan pintu air, peningkatan dan pembangunan saluran drainase, normalisasi sungai, sistem pompanisasi, hingga pembangunan kolam retensi. Selain itu, menciptakan aplikasi Pos Duga TMA (Tinggi Muka Air).

"Sistem ini diluncurkan sebagai alat pendeteksi tinggi muka air yang dapat memantau tinggi muka air, sehingga dapat dijadikan sebagai peringatan dini bencana air," pungkasnya.

Topik:

  • Irma Yudistirani

Berita Terkini Lainnya