Serang, IDN Times - Demonstrasi atau aksi protes di jalanan masih menjadi alat mahasiswa melakukan perlawanan terhadap kebijakan pemerintah yang tidak pro kepada masyarakat. Kendati demikian, alat suara kritis mahasiswa mulai bergeser seiring dengan kemajuan teknologi.
Ketua Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Serang, Dadang mengatakan, media sosial memiliki daya tarik dan dampak signifikan dalam pergerakan mahasiswa.
"Contohnya seperti peringatan darurat yang masif di media sosial, yang pada akhirnya menggabungkan semua elemen baik dari mahasiswa ataupun masyarakat lainnya," kata Dadang saat dikonfirmasi, Jumat (25/10/2024).
