Ilustrasi cuaca ekstrem. (IDN Times/Aditya Pratama)
Plt Kalak BPBD Kota Tangerang, Ubaidillah Ansar menjelaskan, fenomena petir di Indonesia terbentuk dari awan cumulonimbus (Cb).
“Tak hanya petir, awan jenis ini juga dapat menimbulkan fonemena cuaca ekstrem seperti hujan lebat, angin kencang dan puting beliung,” kata Ubaidillah, dikutip Selasa (1/1/2025).
Ubaidillah mengingatkan, ada beberapa peralatan di rumah yag bisa menjadi jalur potensial dilaluinya arus listrik dari petir. Di antaranya, saluran telepon, televisi, kabel, internet, talang besi, bingkai jendela dari logam atau bahan lain yang memiliki konduktif listrik.
Adapun, bagian di rumah yang dapat memicu sambaran petir adalah tiang yang terbuat dari logam yang relatif lebih tinggi dari bangunan sekitarnya. Semisal, tiang antena televisi, tiang kabel telepon atau listrik dan sejenisnya yang posisinya lebih tinggi dari sekitarnya.
“Karena, secara sifatnya petir akan menyambar objek yang lebih tinggi dari sekitarnya. Tapi, kategori petir lainnya, juga ada fenomena petir yang melonjak dari sistem awan ke arah permukaan bumi,” ungkapnya.