Pelaku Penembakan Bos Rental Ditangkap, Dua Anggota TNI AL

Tangerang, IDN Times - Polisi berhasil menangkap empat pelaku yang terlibat dalam kasus penembakan bos rental di Rest Area KM 45, Tol Tangerang-Merak B, Jayanti, Kabupaten Tangerang. Dua dari empat pelaku merupakan anggota TNI Angkatan Laut. Penangkapan tersebut telah dibenarkan oleh Kasi Humas Polresta Tangerang, Ipda Purbawa.
"Betul, sudah empat, yang dua oknum itu diserahkan ke Polisi Militer Angkatan Laut (Puspomal), karena itu ranahnya. Sementara dua lagi, sedang kami proses pemeriksaan," kata Purbawa, Sabtu (4/1/2025).
1. Dua sipil ditangkap di Pandeglang

Purbawa mengungkapkan, dua warga sipil yang ditangkap yakni berinisial AS yang merupakan penyewa pertama mobil rental milik korban IAS dan temannya yang berinisial I. Namun, keduanya dijerat perihal kasus pencurian pengelapan lantaran merencanakan hal tersebut, tapi tidak terlibat dalam penembakan.
"Untuk AS sudah kita tetapkan jadi tersangka. Sementara I sedang pemeriksaan mendalam," ujarnya.
2. Polisi memburu pelaku yang ada di lokasi penembakan

Hingga saat ini, polisi masih memburu pelaku lainnya yang terlibat dalam kasus tersebut. Namun, pihaknya telah mengantongi ciri-cirinya berdasarkan CCTV di lokasi kejadian.
"Makanya, tim yang dipimpin Kasat Reskrim (Kompol Arief N Yusuf) masih di lapangan untuk memburu pelaku lainnya," ujarnya.
3. Korban dan pelaku sempat kejar-kejaran dari Pandeglang

Diberitakan sebelumnya, polisi membeberkan kronologi bos rental mobil tewas ditembak di Rest Area KM 45 Tol Tangerang-Merak B, Jayanti, Kabupaten Tangerang, Kamis (2/1/2025). Dari keterangan saksi, kejadian bos rental mobil tewas ditembak bermula dari kejar-kejaran antara mobil yang dikendarai terduga pelaku dengan mobil yang dikendarai korban.
"Lalu, mereka berhenti di depan Indomaret Rest Area KM 45. Dari salah satu mobil minibus berwarna hitam, pelaku diduga menembakkan lima kali peluru," kata Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Baktiar Joko Mujiono.
Baktiar menuturkan, dari lima kali tembakan tersebut, mengenai dua korban, yakni IAR (48) di bagian dada dan tangan kiri, serta RAB (60) di bawah ketiak kanan. Korban pun saat itu langsung dilarikan ke rumah sakit.
"Namun, karena luka dari korban IAR mengenai bagian vital, sehingga meninggal dunia saat di rumah sakit," ungkapnya.



















