Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pemkab Tangerang Bakal Cabut Izin PO Bus Tak Taat Aturan
Dok. Pemkot Tangerang
  • Kecelakaan maut bus rombongan Kabupaten Tangerang menewaskan 2 orang di Jalan Raya Pekalongan - Banjarnegara.
  • Pemerintah setempat akan menertibkan PO Bus yang tak taat aturan dan mencabut izin operasionalnya bila ditemukan permasalahan pada armada.
  • Dinas Perhubungan akan melakukan pengecekan acak pada perusahaan bus, mendorong uji KIR secara rutin 6 bulan, dan melakukan pengawasan lebih ketat terhadap bus-bus melalui dinas perhubungan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Tangerang,IDNTimes - Kecelakaan maut rombongan dari Kabupaten Tangerang yang menewaskan dua orang di Jalan Raya Pekalongan - Banjarnegara membuat Pemerintah setempat memilih untuk menertibkan PO Bus yang tak taat aturan. 

Diketahui, sebuah bus yang mengangkut rombongan warga, terbalik di Pekalongan, Jawa Tengah dan menyebabkan 2 orang tewas yakni Hj Adah (55) dan Iyus Firdaus (30), warga Desa Tobat, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang.

"Kami secara tegas akan mencabut izin operasionalnya bila dalam hasil penyelidikan ada permasalah pada armada, karena ini menyangkut nyawa banyak orang," ungkap Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja, Selasa (22/10/2024).

1. Pemkab Tangerang bakal lakukan pengecekan acak ke PO bus

IDN Times/Maya Aulia Aprilianti

Sebagai tindak lanjut, pihaknya melalui Dinas Perhubungan, akan melakukan pengecekan secara acak pada perusahaan bus. Hal tersebut agar pemilik perusahaan bus terus bersiap untuk melengkapi izin sesuai aturan.

"Kami mendorong terlebih untuk meningkatkan, kesadaran perusahaan bus agar uji KIR secara rutin 6 bulan," katanya.

2. Pemkab Tangerang ucapkan duka cita atas peristiwa tersebut

IDN Times/Mardya Shakti

Soma mengungkapkan, pihaknya turut berduka cita atas peristiwa yang menimpa rombongan warga Kabupaten Tangerang. Hal ini, kata dia sebagai pengingat kepada PO bus untuk taat aturan dan memeriksakan rutin armadanya.

"Kami juga akan melakukan pengawasan lebih ketat terhadap bus-bus melalui dinas perhubungan," jelasnya.

3. Rombongan kecelakaan tersebut akan menghadiri pernikahan

Ilustrasi kecelakaan bus (IDN Times/Mardya Shakti)

Diketahui, rombongan itu rencananya akan menghadiri pernikahan. Namun saat melewati jalur Pekalongan-Banjarnegara, di Desa Telogo, Pekalongan, bus jatuh dan terbalik ke parit dengan kedalaman 3 meter hingga menewaskan dua orang penumpangnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article