Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Pemkot Tangerang Target Bangun Sky Bridge Stasiun Batuceper pada 2027

Pemkot Tangerang Target Bangun Sky Bridge Stasiun Batuceper pada 2027
ilustrasi KRL (unsplash.com/Taufiq dzikri)
Intinya Sih
  • Pemkot Tangerang menargetkan pembangunan sky bridge yang menghubungkan Stasiun Batuceper dan Terminal Poris Plawad pada 2027 sebagai bagian dari pengembangan kawasan TOD Poris Plawad.
  • Pemerintah daerah tengah menyiapkan MoU serta koordinasi dengan PT KAI dan BPJN untuk memastikan proyek berjalan lancar dan terintegrasi dengan infrastruktur transportasi yang ada.
  • Proyek ini mendapat dukungan Bappenas karena dinilai mampu meningkatkan konektivitas antarmoda, mempermudah mobilitas warga, serta mendorong peralihan ke transportasi publik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Kota Tangerang, IDN Times – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus mematangkan rencana pembangunan jembatan penyeberangan orang (sky bridge) yang akan menghubungkan Stasiun Batuceper dengan Terminal Poris Plawad. Proyek tersebut menjadi bagian dari pengembangan kawasan Transit Oriented Development (TOD) Poris Plawad yang ditargetkan mulai direalisasikan pada 2027.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Tangerang, Yeti Rohaeti mengatakan, saat ini Pemkot Tangerang tengah menyiapkan tahapan kerja sama dengan sejumlah pihak terkait sebelum pembangunan dimulai.

“Kami mendukung penuh rencana pembangunan jembatan penyeberangan orang di Stasiun Batuceper. Adapun Memorandum of Understanding (MoU) akan diteken dalam waktu dekat. Kami tinggal menyiapkan penganggaran dan melaksanakan sesuai kewenangan pemerintah daerah mulai tahun depan,” kata Yeti, Senin (15/6/2026).

1. Jadi bagian pengembangan TOD Poris Plawad

ilustrasi KRL
ilustrasi KRL (unsplash.com/Matt Mutlu)

Yeti menjelaskan, pembangunan sky bridge tersebut dirancang untuk mengintegrasikan berbagai moda transportasi di kawasan Poris Plawad sehingga memudahkan mobilitas masyarakat. Selain jembatan penyeberangan, Pemkot Tangerang juga menyiapkan sejumlah fasilitas pendukung lain, seperti area park and ride serta penataan jalur pedestrian di sepanjang Jalan Benteng Betawi.

Menurutnya, fasilitas tersebut akan menjadi bagian dari ekosistem transportasi yang modern dan terintegrasi di Kota Tangerang. “Kami sudah menjalin koordinasi dengan sejumlah pihak dengan harapan MoU dapat disusun pada tahun 2026 ini,” ujarnya.

2. Gandeng KAI dan BPJN

Ilustrasi KRL
Ilustrasi KRL (pexels.com/Qeis Ismail)

Pemkot Tangerang saat ini juga memperkuat koordinasi dengan sejumlah instansi terkait, termasuk PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan Badan Pelaksana Jalan Nasional (BPJN). Kerja sama tersebut diperlukan untuk memastikan pembangunan sky bridge dapat berjalan sesuai rencana dan terintegrasi dengan infrastruktur transportasi yang sudah ada.

Yeti mengatakan, proses penyusunan kerja sama tersebut saat ini terus berjalan seiring dengan persiapan teknis dan penganggaran.

3. Dapat dukungan dari Bappenas

Ilustrasi KRL
Ilustrasi KRL (pexels.com/Rizky Motion)

Yeti mengatakan, rencana pembangunan sky bridge di kawasan Stasiun Batuceper juga mendapat dukungan dari pemerintah pusat.

Direktorat Konektivitas dan Infrastruktur Logistik Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas menilai proyek tersebut dapat meningkatkan konektivitas antarmoda transportasi sekaligus mendorong masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi publik.

Dengan terhubungnya Stasiun Batuceper dan Terminal Poris Plawad, masyarakat diharapkan dapat berpindah moda transportasi dengan lebih mudah, aman, dan nyaman.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Paulus Risang
EditorPaulus Risang

Latest News Banten

See More