Pemkot Tangsel Diminta Tambah Kuota Insentif Guru Swasta

- Wakil Ketua DPRD Tangsel, M Yusuf, meminta Pemkot untuk meningkatkan kuota insentif guru swasta.
- Jumlah guru swasta di Kota Tangsel mencapai 13.778 orang, sementara insentif baru menjangkau sekitar 5.000 guru.
- Yusuf optimistis penambahan ini dapat diakomodir dalam APBD 2025 dan menyoroti perlunya evaluasi program insentif bagi pemuka agama.
Tangerang Selatan, IDN Times - Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel), M Yusuf meminta, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel untuk meningkatkan kuota insentif bagi guru swasta.
Keinginan ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi Komisi II DPRD Tangsel dengan Dinas Pendidikan di Gedung DPRD Tangsel.
Yusuf yang merupakan politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), menyampaikan bahwa jumlah guru swasta di Kota Tangsel mencapai 13.778 orang, sementara insentif yang disalurkan baru menjangkau sekitar 5.000 guru.
"Masih banyak guru swasta yang memerlukan perhatian," kata Yusuf, Selasa (22/10/2024).
1. Penambahan ini harusnya diakomodir di APBD Tangsel 2025

Yusuf mengaku optimistis bahwa penambahan ini dapat diakomodir dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Tangsel untuk tahun 2025.
"Dan kami dorong agar Pemkot menambah kuota bagi tenaga pengajar di sekolah-sekolah swasta," kata dia.
2. Insentif guru ngaji juga disoroti

Yusuf juga menyoroti perlunya evaluasi terhadap program insentif untuk guru ngaji, marbot masjid, dan imam masjid.
"Penting pemerataan insentif bagi pemuka agama, tidak hanya terbatas pada satu agama," kata dia



















