Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pengelolaan RKUD Topang Pertumbuhan Kredit Bank Banten
Jajaran direksi Bank Banten saat RUPS (Dok. Khaerul Anwar)
  • Pengelolaan RKUD dari pemerintah daerah terbukti mendorong pertumbuhan aset, kredit, dan dana pihak ketiga Bank Banten dengan peningkatan rata-rata di atas 30 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
  • Saat ini empat daerah telah memindahkan RKUD ke Bank Banten, yaitu Kabupaten Lebak, Kota Serang, Kabupaten Pandeglang, dan Kabupaten Serang, yang memperkuat posisi bank di wilayah Banten.
  • Bank Banten menargetkan laba bersih Rp75 miliar pada akhir 2026 dengan fokus pada digitalisasi layanan, efisiensi bisnis, serta penguatan sumber daya manusia berintegritas.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Serang, IDN Times - Pengelolaan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) disebut memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan bisnis PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk atau Bank Banten sepanjang 2025. Direktur Utama Bank Banten, Muhammad Busthami, mengatakan, peningkatan kinerja perusahaan terlihat dari sejumlah indikator keuangan, mulai dari aset, kredit yang disalurkan, hingga dana pihak ketiga.

“Aset kita sudah berada di atas Rp10 triliun, kemudian kredit yang diberikan mencapai Rp5,07 triliun dan dana pihak ketiga Rp6,42 triliun. Rata-rata meningkat di atas 30 persen dibandingkan 2024,” katanya usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tahun buku 2025 di Pendopo Gubernur Banten, Selasa (28/4/2026).

1. Pengelolaan RKUD mendorong kinerja Bank Banten

ilustrasi mengantre di Bank Banten (IDN Times/Khaerul Anwar)

Menurutnya, pertumbuhan tersebut tidak lepas dari kepercayaan pemerintah kabupaten/kota yang mulai mengalihkan pengelolaan RKUD ke Bank Banten. Dampaknya, bank memiliki ruang lebih besar dalam menyalurkan kredit, termasuk kepada aparatur sipil negara (ASN).

“Keikutsertaan kabupaten/kota dalam menyerahkan pengelolaan RKUD langsung berdampak pada peningkatan kinerja, termasuk pencapaian kredit,” katanya.

2. Sudah empat daerah yang sudah memindahkan RKUD ke Bank Banten

Logo Bank Banten (bankbanten.co.id)

Saat ini, tercatat empat daerah yang telah memindahkan RKUD ke Bank Banten, yakni Kabupaten Lebak, Kota Serang, Kabupaten Pandeglang, dan Kabupaten Serang. Ke depan, jumlah tersebut diharapkan terus bertambah.

Sekretaris Daerah (Sekda) Banten, Deden Apriandhi menilai, capaian kinerja Bank Banten pada 2025 merupakan hal positif, namun perlu terus ditingkatkan.

“Kalau kemarin kami sudah meraup keuntungan kurang lebih Rp52 miliar, tahun ini harus lebih ditingkatkan lagi. Harapannya Bank Banten bisa menjadi motor penggerak ekonomi di Provinsi Banten,” ujarnya.

3. Bank Banten menarget laba bersih Rp75 miliar tahun ini

ilustrasi mengantre di Bank Banten (IDN Times/Khaerul Anwar)

Bank Banten menargetkan kinerja yang lebih baik pada 2026, seiring bertambahnya pemerintah daerah yang mempercayakan pengelolaan RKUD. Proyeksi laba bersih pada akhir 2026 ditargetkan mencapai Rp75 miliar.

Selain itu, perusahaan juga terus melakukan pembenahan, mulai dari peningkatan layanan digital, efisiensi proses bisnis, hingga penguatan sumber daya manusia yang profesional dan berintegritas. "Kalau kemarin kami sudah meraup keuntungan kurang lebih Rp52 miliar ya tahun ini harus lebih ditingkatkan lagi jadi harapannya Bank Banten memang bisa menjadi motor penggeraknya ekonomi di Provinsi Banten," katanya

Editorial Team