Polisi Buru Pengendara Mobil Lawan Arah di Tol Bandara Soetta

- Pelaku tiba-tiba berputar arah saat masuk Gerbang Tol Benda Utama
- Petugas sempat berlari mengejar mobil tersebut
- Mobil Avanza tersebut melaju kencang di bahu jalan di jalur berlawanan arah
Tangerang, IDN Times - Polresta Bandara Soekarno-Hatta memburu pengendara mobil Toyota Avanza yang viral di sosia media lantaran melawan arah di Tol Bandara Soekarno-Hatta-Serpong. Meski begitu, pihaknya belum dapat mengidentifikasi pengemudi mobil nekat tersebut lantaran rekaman pengawas di jalan tol tidak dapat merekam dengan jelas tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) kendaraan tersebut.
"Sebagai tindak lanjut, petugas kepolisian telah melakukan patroli dan penyisiran di sepanjang ruas Tol Kunciran–Cengkareng, mulai dari KM 05+600B hingga sekitar lokasi kejadian," kata Sularno, Senin (5/1/2026).
1. Pelaku tiba-tiba berputar arah saat masuk Gerbang Tol Benda Utama
Sularno mengungkapkan, kejadian tersebut terjadi pada Sabtu, 3 Januari 2026. Awalnya, mobil tersebut melaju dari Tol Ir. Soedyatmo menuju Gerbang Tol Benda Utama KM 3. Mobil tersebut pun masuk ke gardu tap 7 gerbang tol tersebut.
"Namun, tiba-tiba mobil tersebut mundur dan memutar balik dan melaju melawan arah ke arah Bandara Soetta," kata Sularno.
2. Petugas sempat berlari mengejar mobil tersebut

Melihat adanya kendaraan yang memutar balik, petugas keamanan gerbang tol pun berupaya mengejar untuk mencegah mobil tersebut melawan arah. Namun, mobil tersebut tetap melaju dan kabur dari pandangan petugas.
"Karena kejadiannya cepat, petugas tidak sempat mengingat nopol mobil tersebut," ungkapnya.
3. Mobil Avanza tersebut melaju kencang di bahu jalan di jalur berlawanan arah

Dalam video viral tersebut, terlihat mobil berwarna putih silver tersebut melaju cukup kencang di arah berlawanan menggunakan bahu jalan. Bahkan, saat berpapasan dengan kendaraan lain, ia tetap melaju kencang dan melambung ke lajur paling kiri. Beruntung, kondisi jalan saat itu terlihat lengang.
"Tidak ada laka akibat kendaraan tersebut, namun tetap tindakan melawan arus sangat membahayakan pengguna jalan lain," kata dia.


















