PT Transjakarta Tawarkan Reutilitas Halte BRT Milik Pemkot Tangerang

Kota Tangerang, IDN Times - Direktur Operasional dan Keselamatan PT Transjakarta, Daud Joseph mengungkapkan, pihaknya menawarkan ke Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang untuk melakukan reutilitas beberapa halte yang ada di kota Tangerang.
"Transjakarta berinisiatif untuk mereutilisasi delapan halte BRT dari Kebon Nanas hingga Poris Plawad," kata Daud pada Senin (4/12/2023).
1. Ada delapan halte yang disiapkan untuk armada Transjakarta

Daud mengatakan, delapan halte tersebut ketinggian haltenya sudah sesuai standar sehingga bisa juga dimanfaatkan oleh armada Transjakarta. Daud menambahkan, tujuan dari reutilitasi tersebut adalah untuk meningkatkan pelayanan dan kenyamanan penumpang.
"Karenanya kami memohon izin kepada bapak (Wali Kota) agar halte-halte tinggi tersebut bisa dimanfaatkan untuk direutilisasi," kata dia.
2. Upaya optimalisasi shelter juga dilakukan Transjakarta

Selain itu, Daud menjelaskan, pihaknya juga menjajaki kemungkinan untuk optimalisasi beberapa shelter bus yang telah ada di Kota Tangerang.
Seperti dua Shelter yang ada di wilayah Panunggangan Barat tepatnya di dekat ruko Pinangsia, dalam satu hari jalur Poris-Karawaci ini melayani tak kurang dari 6.600 penumpang setiap harinya.
"Dan di area tersebut sangat bagus ya desain loopingnya karena tidak terkena traffic light sehingga tidak mengganggu arus lalu lintas. Dan ini sangat cocok untuk menjadi tempat berkumpulnya para penumpang baik dari Tangerang ke Jakarta atau sebaliknya," kata Daud.
3. Wali Kota Tangerang sambut baik upaya PT Transjakarta

Sementara, Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah menyambut baik inisiasi dari PT Transjakarta untuk meningkatkan pelayanan transportasi di Kota Tangerang.
"Transjakarta menjajaki sejumlah upaya dan langkah-langkah dalam mewujudkan peningkatan kualitas pelayanan transportasi publik baik Bus Rapid Transit (BRT), Mikrotrans maupun Transjabodetabek yang beroperasi di Kota Seribu Industri dan Sejuta Jasa," kata Arief.
Untuk itu, lanjut Arief, pihaknya menginstruksikan Kepala Dishub dan Kepala Bappeda Tangerang agar segera berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait sehingga gagasan-gagasan tersebut dapat segera terealisasi.
"Semoga kerja sama ini dapat segera terealisasi ya karena ini untuk dimanfaatkan bersama juga. Pokoknya kalau buat masyarakat mah ikan sepat ikan gabus lebih cepat lebih bagus," kata Arief.


















