IDN Times/Maya Aulia Aprilianti
Sementara itu, salah seorang warga, Maesyaroh menyebut tindakan pelaku sadis. Pasalnya, korban yang baru berusia 4 tahun tidak memiliki kemampuan untuk melawan pelaku yang merupakan orang dewasa.
"Kalau dia merasa pusing, pulangin lagi aja ke ibunya atau keluarganya atau kalau merasa terganggu yaudah lah diemin aja namanya anak kecil," katanya.
Ia pun berharap, pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal atas perbuatan kejinya menyiksa anak kecil hingga meninggal dunia.
"Jadi, nanti orang kalau yang mau berniat jahat, yang bakar anak kecil kan engga berani lagi," katanya.
Diberitakan sebelumnya, polisi merilis hasil autopsi dari dokter forensik di RSUD Kabupaten Tangerang terhadap korban anak yang ditemukan terbakar di dalam kontrakan di Kampung Kresek RT06/09 Desa Rawa Burung Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang. Korban merupakan MA (4) yang diduga dihabisi oleh pacar ibunya, HB (38).
Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho mengungkapkan, terdapat berbagai luka, seperti luka bakar pada bagian kepala, wajah, leher, dan lengan. Selain itu, terdapat pula luka di kepala akibat benturan benda tumpul, dan bagian dinding luar anus korban terdapat memar.
"Sebab kematian korban dari hasil autopsi adalah akibat kekerasan benda tumpul pada bagian leher yang mengakibatkan tersumbatnya jalan nafas," kata Zain, Selasa (29/4/2025).
Pelaku pun berhasil ditangkap di Tasikmalaya diduga tengah mengunjungi anak dari istri pertamanya pada Senin (28/4/2025).