Tangsel Tak Gelar Program Mudik Gratis Tahun Ini

- Program mudik gratis di Tangsel tidak diselenggarakan tahun ini
- Alokasi pembiayaan dialihkan ke program 'Tangsel Terang' dengan pemasangan PJU
- Direktorat Jenderal Perhubungan Darat menyiapkan 520 unit bus untuk program mudik gratis moda darat
Tangerang Selatan, IDN Times - Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Ayep Jajat Sudrajat mengatakan, tahun ini pihaknya tidak menyelenggarakan program mudik gratis.
"Tangsel gak ngadain mudik gratis dulu," kata Ayep kepada wartawan, Senin (13/3/2025).
Meski dia mengakui, minat warga yang difasilitasi mudik gratis itu untuk merayakan Idulfitri 1446 Hijriah di kampung halaman, masih tinggi.
1. Duitnya digunakan untuk membeli lampu penerangan otomatis

Menurutnya, pihaknya mengganti alokasi pembiayaan program fasilitasi mudik gratis dengan program 'Tangsel Terang'. Program tersebut adalah pemasangan penerangan jalan umum (PJU) hingga ke pemukiman warga.
"Berhubung kami masih butuh untuk hal-hal lain yang lebih penting, bukan ini tidak penting ya, banyak hal lain contoh kami harus program wali kota, yaitu Tangsel Terang," kata Ayep.
Ayep mengatakan, dengan bertambahnya titik lampu otomatis berdampak juga terhadap pembayaran listrik setiap tahunnya. "Per tahun itu sekitar Rp55 miliar," tegas Ayep.
2. Kemenhub RI buka program mudik gratis, ada yang start dari Terminal Pondok Cabe Tangsel

Sementara itu, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat) Kementerian Perhubungan menyiapkan sebanyak 520 unit bus untuk program mudik gratis moda darat pada Angkutan Lebaran tahun 2025. Dari jumlah bus tersebut disediakan sebanyak 21.536 kuota mudik gratis yang terdiri untuk mudik dan balik.
"Akan ada kuota mudik gratis ke 31 kota tujuan dan 9 kota arus balik yang tersebar di sebagian wilayah Sumatra, kemudian Jawa Barat, Jawa Tengah dan juga Jawa Timur," ungkap Plt Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Ahmad Yani.
Selain itu, Ditjen Hubdat juga menyediakan kuota mudik sepeda motor sebanyak 300 unit dengan arus mudik dan balik di antaranya Semarang, Solo, Purwokerto, Wonogiri, dan Yogyakarta.
Ia menyebutkan bahwa penyerahan sepeda motor untuk kegiatan arus mudik dilaksanakan pada hari Selasa 25 Maret 2025 di Terminal Tipe A Pondok Cabe Tangerang Selatan dan akan diberangkatkan pada hari Rabu 26 Maret 2025 dari lokasi yang sama.
Pemberangkatan penumpang arus mudik akan diberangkatkan dari 5 Terminal yaitu Terminal Pulogebang Jakarta, Terminal Pondok Cabe Tangerang Selatan, dan Terminal Jatijajar Depok, pada tanggal 27 Maret 2025. Sementara untuk Terminal Kampung Rambutan Jakarta dan Terminal Poris Plawad Tangerang pada tanggal 28 Maret 2025.
Kemudian, Ia menuturkan untuk pemberangkatan arus balik pengangkutan sepeda motor pada 4 April 2025 dari 5 terminal tipe A yaitu kota Solo, Semarang, Purwokerto, Wonogiri dan Yogyakarta. Sedangkan pemberangkatan arus balik penumpang pada tanggal 5 April 2025 dari 9 terminal tipe A kota asal keberangkatan.
"Hal ini dilakukan demi mendorong masyarakat agar tidak pulang kampung menggunakan sepeda motor karena tingginya risiko fatalitas kecelakaan. Maka kami fasilitasi mudik gratis penumpang dan juga pengangkutan sepeda motor," ungkapnya.



















