Tersangka Pembunuhan Anak di Serang Kabur dari Rutan

Serang, IDN Times - Agus (30), tersangka pembunuhan anak kandungnya, diduga melarikan diri dari Sel Mapolresta Serang Kota pada Kamis pagi (25/7/2024).
Saat dikonfirmasi, Kapolda Banten Irjen Pol Abdul Karim membenarkan kaburnya Agus dari Rutan Mapolresta Serang Kota. "Benar Mas. Tentunya, kami akan kejar pelakunya untuk ditangkap," kata Abdul Karim pada Jumat (26/7/2024).
1. Kronologi Agus kabur dari rutan

Agus merupakan tersangka pembunuhan NL, anak kandungnya sendiri. Pembunuhan itu terjadi di kediaman pelaku dan korban di Kecamatan Ciomas, Kabupaten Serang, 18 Juni lalu. Korban yang masih berusia 3 tahun itu dibunuh pelaku saat tengah tidur di samping ibunya.
Untuk mendalami kasus ini, polisi menahan Agus di sel Rutan Mapolresta Serang Kota. Dia diduga melarikan diri pada Kamis sekitar pukul 06.20 WIB.
Sebelum pelaku pembunuhan anak itu kabur, petugas piket baru saja membersihkan lingkungan. Petugas mengetahui ada tahanan kabur, setelah mendapatkan informasi dari tahanan lain.
Hingga saat ini, petugas tengah mencari pelaku yang belum diketahui keberadaannya. Bahkan, Polresta Serang Kota telah mengerahkan para anggotanya untuk memburu pelaku hingga ke rumah orangtua dan kuburan korban.
2. Polda Banten akan evaluasi mekanisme penjagaan rutan
Kapolda Abdul Karim juga mengungkap, pihaknya masih mendalami penyebab dan mengapa tersangka bisa kabur dari rutan.
"Kami akan lihat bagaimana bisa tahanan bisa lepas. Kami evaluasi mekanisme penjagaan," katanya.
3. Suasana di tempat tinggal pelaku mencekam usai ada kabar Agus kabur

Pantauan IDN Times padaJumat (26/7/2024) dinihari, suasana di lingkungan kediaman Agus terlihat mencekam, setelah ada kabar Agus kabur dari rutan. Para orangtua di kampung tersebut merasa khawatir pelaku bisa membahayakan anak-anaknya.
"Udah pada tahu sih. (Warga) sudah rame pas Maghrib (Kamis malam). Kaget kami dengernya. Soalnya, baru kemarin dibesuk itu sama ibunya ke sana (penjara). Selang satu hari denger udah keluar (kabur)," kata salah satu warga yang tidak mau disebutkan namanya.
Warga sekitar pun, kata dia, berjaga-jaga di malam hari setelah mendapat informasi tersebut.
Dia menduga, Agus kabur dari rutan untuk ziarah ke makam anaknya dan mendatangi rumah orangtuanya. Sebab, kata dia, saat dibesuk keluarga, selalu menanyakan soal korban NL, anak yang telah ia bunuh.
"Itu tadi, ada 2 orang polisi di kuburan, di saung juga ada (deket rumah korban), di sawah juga ada (polisi yang jaga)," katanya.



















