Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Tumpukan Sampah di Jalur Pipa Gas Pamulang Dikeluhkan Warga
Ilustrasi tumpukan sampah. (unsplash.com/Rong)
  • Warga Pamulang Timur mengeluhkan tumpukan sampah di jalur pipa gas yang sudah lebih dari sepekan tidak diangkut dan menimbulkan bau tak sedap.
  • Unggahan warga di media sosial memicu perhatian publik, sementara pemerintah daerah belum memberikan tanggapan terkait penanganan masalah kebersihan tersebut.
  • Keluhan muncul bersamaan dengan kebakaran TPA Jatiwaringin yang masih menyala di bagian bawah timbunan sampah, sehingga persoalan pengelolaan sampah makin disorot.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Tangerang Selatan, IDN Times – Tumpukan sampah di jalur pipa gas RT 02/RW 02, Kelurahan Pamulang Timur, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan, dikeluhkan warga. Sampah yang disebut telah menumpuk lebih dari sepekan itu menimbulkan bau tidak sedap dan dinilai mengganggu kenyamanan lingkungan.

Keluhan tersebut ramai diperbincangkan setelah diunggah salah seorang warga melalui media sosial Facebook pada Minggu (4/7/2026).

1. Warga sebut sampah menumpuk lebih dari sepekan

ilustrasi sampah (unsplash.com/Jon Tyson)

Pemilik akun Facebook bernama Blues Rakyat mengunggah foto tumpukan sampah yang tingginya hampir mencapai satu meter di jalur pipa gas Pamulang Timur. Saat dikonfirmasi, ia mengatakan sampah tersebut telah menumpuk selama lebih dari satu minggu.

“Semingguan lebih,” katanya.

Dalam unggahannya, ia juga menyampaikan sindiran terhadap kondisi lingkungan dengan menuliskan kalimat bernada sarkastik. “Indah jalan ini bersih, harum, wangi, dan tak ada hewan-hewan menjijikkan.”

Menurutnya, pemerintah daerah hingga tingkat kewilayahan belum memberikan penanganan terhadap persoalan tersebut.

2. Warga keluhkan aroma menyengat

ilustrasi sampah (pexels.com/Engin Akyurt)

Selain mengganggu pemandangan, tumpukan sampah itu juga menimbulkan bau menyengat yang dirasakan warga sekitar.

Warga berharap sampah segera diangkut agar tidak semakin menumpuk dan memicu gangguan kesehatan maupun pencemaran lingkungan.

Hingga berita ini ditulis, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang Selatan, Bani Khosiyatullah, belum memberikan tanggapan terkait keluhan tersebut.

3. Persoalan sampah jadi sorotan di tengah kebakaran TPA Jatiwaringin

Kebakaran TPA Jatiwaringin (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)

Keluhan warga muncul di tengah masih berlangsungnya kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang.

Wakil Menteri Lingkungan Hidup, Diaz Hendropriyono, mengatakan api masih muncul di bagian bawah timbunan sampah meski permukaannya tampak padam.

“Karena mungkin di atasnya terlihat sudah padam, tetapi ketika kita lihat di bagian bawahnya ini masih ada apinya. Jadi kapan saja bisa terus terbakar, dan karena ada CH4, bisa ada potensi ledakan juga,” ujarnya.

Untuk mempercepat pemadaman, tim Manggala Agni diterjunkan dengan metode penyemprotan bertekanan tinggi hingga ke titik api di bawah permukaan tumpukan sampah. Menurut Diaz, metode tersebut diperlukan karena penyiraman dari permukaan saja dinilai belum efektif memadamkan api yang masih menyala di bagian dalam timbunan sampah.

Curated For You

Editorial Team

Related Article