Viral Video Pria Siapkan Amplop Gambar Airin-Ade, Ini Kata Timses

- Video propaganda politik viral di media sosial
- Tim Pemenangan Airin-Ade menegaskan video tersebut fitnah dan black campaign
- Oknum yang tidak beradab dan tidak memiliki etika dalam politik
Serang, IDN Times - Video dua orang pria tengah menyiapkan amplop bergambar pasangan calon (paslon) Gubernur-Wakil Gubernur Banten nomor urut 1, Airin Rachmi Diany-Ade Sumardi menjelang pencoblosan pada 27 November 2024, viral di media sosial.
Dalam video itu, terekam 2 orang pria tengah memasukkan uang Rp30 ribu ke dalam amplop bergambar paslon Airin - Ade Sumardi tengah beredar luas di akun media sosial TikTok.
Terkait beredarnya video tersebut, Tim Pemenangan Airin-Ade menegaskan jika video yang beredar merupakan propaganda politik.
1. Tim Airin-Ade: video itu fitnah

Saat ini, perwakilan Tim Hukum dan Advokasi Airin-Ade, Astiruddin Purba mengatakan, video itu fitnah dan dibuat narasi propaganda. Dia menduga pengedarnya ingin membentuk opini negatif terhadap pasangan Airin-Ade.
“Video tersebut adalah fitnah dan tidak benar atau bohong," kata Tim Hukum dan Advokasi Airin-Ade, Astiruddin Purba dalam siaran pers, Senin (25/11/2024).
2. Video itu dinilai sengaja disebar untuk black campaign
.jpg)
Kemudian, kata Purba, video tersebut sengaja disebar oleh seseorang untuk melakukan black campaign (kampanye hitam) di akun media sosial, terutama sejumlah akun Tiktok. Video tersebut juga diposting dalam status WhatsApp berinisial FZ dan media sosial lainnya.
“Tujuannya tentu untuk menghasut, memfitnah, dan menyebarkan berita bohong dengan merugikan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Banten nomor urut 1,” katanya.
Purba menegaskan, video dibuat oleh oknum yang tidak beradab dan tidak memiliki etika dan etitude politik yang baik, demi menyerang Airin-Ade. "Menghalalkan segala cara untuk memenangkan Pilkada Banten,” katanya.
3. Tim hukum bakal melaporkan penyebar video itu

Dia mengaku tengah mencari dan melaporkan penyebar fitnah tersebut kepada Bawaslu dan kepolisian. Dia menyatakan ada oknum yang melakukan propaganda politik dan fitnah di Pilkada Banten.
“Kami juga akan melaporkan inisial FZ, yang kami ketahui pertama kali menyebarkan berita hoax,firnah, dan kampanye hitam dalam video tersebut,” katanya.
Sementara itu, Ketua Tim Pemenangan Airin-Ade, Bahrul Ulum menyatakan, Pilkada Serentak 2024 adalah momen masyarakat memilih calon pemimpin di tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Pesta demokrasi ini harus dipastikan oleh semua pihak berjalan jujur, adil, bebas, dan rahasia.
“Tidak boleh ada upaya pemaksaan/intimidasi, propaganda politik, hoaks, fitnah, dan upaya memecah persatuan bangsa,” katanya.



















