Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Wali Murid Adukan Dugaan Perubahan Nilai di SPMB SMAN 12 Tangsel
Ilustrasi. Proses daftar ulang dikerjakan panitia SPMB. (IDN Times/Fariz Fardianto)
  • Wali murid bernama Irma melaporkan dugaan perubahan nilai peserta jalur prestasi akademik dalam proses SPMB 2026 di SMAN 12 Kota Tangerang Selatan.
  • Irma mengaku menemukan perbedaan nilai pada data salah satu peserta yang dikenalnya, sehingga menimbulkan kecurigaan adanya manipulasi hasil seleksi.
  • Hingga berita ini diterbitkan, pihak sekolah dan Dinas Pendidikan Provinsi Banten belum memberikan tanggapan resmi terkait dugaan perubahan nilai tersebut.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Tangerang Selatan, IDN Times – Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di Kota Tangerang Selatan kembali menuai sorotan. Seorang wali murid mengaku menemukan dugaan kejanggalan pada nilai peserta jalur prestasi akademik di SMAN 12 Kota Tangerang Selatan.

Irma, salah seorang wali murid, menduga terjadi perubahan nilai pada data calon peserta didik sehingga memengaruhi hasil seleksi. Ia berharap pihak sekolah maupun Dinas Pendidikan Provinsi Banten memberikan penjelasan terkait dugaan tersebut.

1. Wali murid curiga nilai peserta berubah

Ilustrasi pelaksanaan PPDB (IDN Times/Anggun Puspitoningrum)

Irma mengatakan, anaknya mendaftar ke SMAN 12 Kota Tangerang Selatan melalui jalur prestasi akademik. Saat pengumuman, anaknya dinyatakan tidak lolos karena posisinya tergeser peserta lain.

Namun, setelah mencermati hasil seleksi, ia mengaku menemukan kejanggalan pada nilai salah seorang peserta yang dikenalnya.

“Teman anak saya yang nilai di bawah rata-rata yang tidak masuk dalam hitungan muncul dengan nilai yang berbeda dan lebih tinggi. Harusnya nilainya rendah,” kata Irma, Selasa (7/7/2026).

2. Mengaku mengenal peserta yang nilainya dipersoalkan

ilustrasi seragam SMA (unsplash.com/Ed Us)

Irma mengaku, mengenal peserta tersebut karena merupakan teman sekelas anaknya saat masih duduk di bangku SMP. Menurutnya, ia sempat menyimpan tangkapan layar data nilai sebelum hasil akhir diumumkan.

Karena itu, ia menduga terdapat perubahan data dalam proses SPMB.

“Soalnya itu teman sekelas anak saya waktu SMP, dan asli saya tahu nilainya. Saya sempat screenshot dan hanya Allah yang tahu ada permainan apa dalam SPMB 2026 di SMAN 12 Tangsel,” ujarnya.

Meski demikian, hingga kini dugaan tersebut masih berupa pengakuan dari wali murid dan belum dapat dipastikan kebenarannya.

Hingga berita ini ditulis, Kepala SMAN 12 Kota Tangerang Selatan, Rokhmat Hidayat, belum memberikan tanggapan atas konfirmasi yang disampaikan awak media melalui pesan singkat pada Senin (7/7/2026) malam.

IDN Times masih menunggu penjelasan resmi dari pihak sekolah maupun Dinas Pendidikan Provinsi Banten terkait dugaan perubahan nilai tersebut agar informasi yang diterima publik berimbang.

Curated For You

Editorial Team

Related Article