Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Warga Geger! IRT Kota Serang Sepekan Temani Jasad Suami di Rumah

Warga Geger! IRT Kota Serang Sepekan Temani Jasad Suami di Rumah
Evakuasi mayat yang ditemani istri selama seminggu (Dok. Khaerul Anwar)
Intinya Sih
  • Warga Perumahan Taman Banten Lestari, Serang, menemukan jasad Indra Yazier yang telah meninggal hampir sepekan setelah mencium bau menyengat dari rumah korban.
  • Sang istri, Nurawani, diduga tetap tinggal bersama jasad suaminya dan sempat menolak evakuasi sebelum akhirnya petugas berhasil membujuknya untuk membawa jenazah ke rumah sakit.
  • Pasangan asal Bekasi itu dikenal tertutup dan jarang berinteraksi dengan warga sekitar, sementara polisi kini melakukan penyelidikan atas penemuan jasad tersebut.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Serang, IDN Times - Warga Perumahan Taman Banten Lestari (TBL), Kota Serang, digegerkan penemuan jasad seorang pria diduga telah meninggal dunia selama hampir sepekan di dalam rumahnya. Selama itu pula, sang istri diduga tetap tinggal serumah bersama jenazah korban hingga akhirnya peristiwa tersebut terungkap setelah warga mencium aroma menyengat dari dalam rumah.

Korban diketahui bernama Indra Yazier (IN). Jasadnya ditemukan warga, Rabu (17/6/2026) sekitar pukul 09.00 WIB dalam kondisi sudah membusuk di dalam kamar rumahnya.

1. Baru terungkap sekitar sepekan setelah tercium bau tak sedap

Evakuasi mayat yang ditemani istri selama seminggu (Dok. Khaerul Anwar)
Evakuasi mayat yang ditemani istri selama seminggu (Dok. Khaerul Anwar)

Inara, salah seorang warga sekitar, mengatakan kecurigaan warga bermula saat tercium bau tidak sedap dari rumah korban selama beberapa hari terakhir. Awalnya, warga mengira bau tersebut berasal dari bangkai hewan.

"Warga di sini sudah dua harian mencium bau bangkai, seperti bangkai tikus. Pagi sekitar jam 9 kita cek ke rumah almarhum, ternyata sudah meninggal dan badannya mulai hitam," kata Inara di lokasi.

Saat memasuki rumah, warga mendapati korban sudah tidak bernyawa. Kondisi tubuh yang mulai menghitam membuat warga menduga korban telah meninggal beberapa hari sebelum ditemukan.

Menurut Inara, selama ini korban hanya tinggal berdua bersama istrinya, Nurawani. Namun kondisi kejiwaan sang istri yang disebut kurang sehat diduga membuat kematian korban tidak segera diketahui maupun dilaporkan kepada warga sekitar.

"Kayaknya sudah lama meninggal. Almarhum hidup bersama istrinya berdua, namun kondisi istrinya tidak sehat dalam kejiwaan, sehingga kondisi meninggalnya korban tidak langsung diketahui dan sempat dibiarkan beberapa lama," ujarnya.

2. Istri korban sempat menolak saat warga hendak evakuasi jasad korban

Evakuasi mayat yang ditemani istri selama seminggu (Dok. Khaerul Anwar)
Evakuasi mayat yang ditemani istri selama seminggu (Dok. Khaerul Anwar)

Warga memperkirakan korban telah meninggal dunia sekitar satu pekan sebelum ditemukan. Selama rentang waktu tersebut, Nurawani diduga tetap berada di rumah yang sama bersama jasad suaminya.

Situasi sempat menyulitkan proses evakuasi. Saat petugas datang ke lokasi, Nurawani dikabarkan menolak jasad suaminya dibawa keluar rumah untuk dilakukan pemeriksaan. Petugas bersama warga kemudian berupaya membujuknya hingga akhirnya jenazah berhasil dievakuasi.

Selain itu, warga mengungkapkan korban memang telah lama menderita sejumlah penyakit. Indra diketahui memiliki riwayat diabetes serta komplikasi penyakit lainnya.

"Memang sudah sakit-sakitan, ada riwayat diabetes dan komplikasi. Sempat muntah darah juga sebelum lama tidak terlihat," ucap Inara.

3. Pasangan suami istri itu dikenal tertutup

Evakuasi mayat yang ditemani istri selama seminggu (Dok. Khaerul Anwar)
Evakuasi mayat yang ditemani istri selama seminggu (Dok. Khaerul Anwar)

Korban dan istrinya diketahui merupakan warga pendatang asal Bekasi yang telah menetap di lingkungan tersebut sekitar lima tahun terakhir. Selama tinggal di kawasan tersebut, pasangan itu dikenal tertutup dan jarang berinteraksi dengan warga sekitar.

"Dia warga pendatang dari Bekasi, baru sekitar lima tahun tinggal di sini. Memang sehari-hari tertutup dengan lingkungan, mungkin karena kondisi almarhum yang sakit-sakitan dan istrinya juga mengalami gangguan kejiwaan," katanya.

Tetangga lainnya, Melan, mengatakan rumah korban selama ini selalu tertutup rapat sehingga tidak menimbulkan kecurigaan warga meski korban sudah beberapa hari tidak terlihat.

"Rumahnya rapet. Hampir seminggu kayanya meninggal," ujarnya.

Penemuan jasad tersebut sontak menghebohkan warga Perumahan TBL. Petugas kepolisian bersama tim forensik kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengevakuasi korban ke RS Bhayangkara guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kanitreskrim Polsek Serang, Ipda Nuryanto, membenarkan adanya penemuan jasad tersebut. Pihak kepolisian saat ini telah melakukan penanganan dan penyelidikan terkait peristiwa tersebut.

"Benar, piket sudah meluncur ke TKP (melakukan penanganan)," kata Nuryanto.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Martin Tobing
EditorMartin Tobing

Latest News Banten

See More