Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Waspada Virus HMPV, Pengawasan Penumpang Bandara Soetta Diperketat

Waspada Virus HMPV, Pengawasan Penumpang Bandara Soetta Diperketat
IDN Times/Maya Aulia Aprilianti
Intinya Sih
  • BBKK Soekarno-Hatta memperketat pengawasan terhadap pelaku perjalanan luar negeri di kedatangan Internasional Bandara Soekarno-Hatta.
  • Pemantauan risiko dilakukan dengan mengisi riwayat kesehatan di Satu Sehat Health Pass (SSHP) dan pemeriksaan suhu tubuh setiap pelaku perjalanan.
  • Mini laboratorium (Lab) disediakan di Pos Kesehatan (Poskes) Terminal 3 Kedatangan Internasional untuk memudahkan pemeriksaan pelaku perjalanan yang ada gejala.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Tangerang, IDN Times - Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Soekarno-Hatta memperketat pengawasan terhadap pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) di kedatangan Internasional Bandara Soekarno-Hatta (Soetta). Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah masuknya Virus Human Metapneumovirus (HMPV) di Indonesia. 

"Betul, kami melakukan pengetatan," kata Kepala BBKK Soekarno-Hatta Naning Nugrahini, Rabu (8/1/2025).

1. Penumpang luar negeri wajib mengisi dokumen kesehatan

IDN Times/Maya Aulia Aprilianti
IDN Times/Maya Aulia Aprilianti

Naning menjelaskan, pengetatan itu dilakukan dengan pemantauan risiko/Risk Based Assessment (RBA) terhadap alat angkut dan orang (pelaku perjalanan). Setiap orang dari luar negeri yang akan bepergian ke Indonesia wajib mengisi riwayat kesehatannya di Satu Sehat Health Pass (SSHP) yang diisi di negara asal atau bandara origin.

"Kami memperhatikan setiap pelaku perjalanan, mulai dari riwayat kontak, ada tidaknya tanda dan gejala sakit dan tentunya dari negara mana asal pelaku perjalanan tersebut," ujar Naning.

2. Pendeteksi panas tubuh juga kembali diaktifkan

Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta. (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti
Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta. (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti

Lebih lanjut Naning menjelaskan, di Terminal Kedatangan Internasional, baik Terminal 2 maupun Terminal 3 thermo scanner diaktifkan dan petugas mengamati suhu tubuh setiap pelaku perjalanan yang baru tiba.

"Bila ada tanda dan gejala, dilakukan pemeriksaan oleh dokter, dan bila diperlukan dilakukan pengambilan sampel untuk pemeriksaan lab," jelasnya. 

3. BBKK siapkan mini lab di Pos Kesehatan Terminal 3 Internasional

ilustrasi dokter koas melakukan pengecekan tekanan darah (pexels.com/Pavel Danilyuk)
ilustrasi dokter koas melakukan pengecekan tekanan darah (pexels.com/Pavel Danilyuk)

BBKK Soekarno-Hatta juga menyediakan mini laboratorium (Lab) di Pos Kesehatan (Poskes) Terminal 3 Kedatangan Internasional untuk memudahkan pemeriksaan pelaku perjalanan yang ada gejala. Selain itu, pihaknya juga tengah menyiapkan bahan edukasi dan protokol kesehatan kepada masyarakat agar terhindar dari virus HMVP.

"Masyarakat agar segera melakukan pemeriksaan kesehatan ke fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) apabila terdapat gejala," kata dia.

Untuk diketahui, Kementerian Kesehatan merilis bahwa HMPV bukanlah virus yang mematikan. Virus ini memiliki karakteristik mirip dengan flu biasa, dengan gejala seperti batuk, demam, pilek, dan sesak napas.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Maya Aulia Aprilianti
Ita Lismawati F Malau
Maya Aulia Aprilianti
EditorMaya Aulia Aprilianti

Latest News Banten

See More