Tangerang Selatan, IDN Times - Pengamat kebijakan publik, Tamil Selvan menilai, Laporan Hasil Pemeriksaan BPK tahun 2021 yang menyebutkan penatausahaan belanja Bantuan Sosial (Bansos) pada Dinas Sosial (Dinsos) yang belum optimal, terkesan terlalu simpel.
“Dalam kegiatan tersebut ada 420 penerima dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) ganda dari total penerima bantuan 1.300 orang. Jumlah tersebut adalah 32 persen dari penerima total," ujar Tamil, melalui pesan Whatsapp, Selasa (5/7/2022).
Dan, lanjutnya, jika terdapat kesalahan maka hal tersebut membuktikan bahwa kinerja Dinsos Kota Tangerang sangat buruk. "Ini adalah kebocoran uang negara yang perlu diusut," kata Tamil, pengamat dari Lembaga Forum Politik Indonesia itu.
