Ada Bioskop Rakyat Harga Rp15 Ribu di Tangerang, Intip Yuk!

- Alfamart dan Layar Digi membuka bioskop mini di lantai dua Ruko Agricola, Gading Serpong, dengan tiket mulai Rp15 ribu sebagai alternatif hiburan murah bagi masyarakat sekitar.
- Bioskop mini berkapasitas 31 kursi ini menawarkan pengalaman menonton nyaman dengan ruangan kedap suara, sistem pemesanan digital via QRIS, serta camilan yang bisa dibawa ke dalam studio.
- Inovasi ini menjadi kolaborasi pertama antara ritel dan operator bioskop di Indonesia, dengan rencana ekspansi hingga 50 lokasi untuk menjangkau daerah yang minim akses hiburan.
Tangerang, IDN Times - Retail dalam negeri Alfamart, menggandeng Digi untuk menjadikan lantai dua tokonya di Ruko Agricola, Gading Serpong, Kabupaten Tangerang, sebagai mini bioskop dengan harga yang murah meriah. Keberadaan bioskop 'merakyat' ini pun langsung viral dan diserbu peminatnya.
"Kami sebenarnya sudah buka sejak pertengahan Maret, tingkat keterisian kursinya saya pikir pasti sepi, ini meski hari Senin pun, 97 sampai 100 persen. Penuh sampai ke pojok-pojok," ungkap CEO Layar Digi, Victor Timothy, Rabu (1/4/2026).
Peminatnya memang sangat banyak. Sebab, di saat harga bioskop di pusat-pusat perbelanjaan dengan berbagai menu makanan dan minuman yang terbilang mahal, kini dihadirkan mini cinema dengan harga tiket Rp15 ribu untuk Senin sampai Jumat dan Rp 20 ribu untuk akhir pekan.
Timothy mengaku, pihaknya memang mengiyakan ajakan Alfamart untuk berkolaborasi semata-mata untuk menghadirkan hiburan lebih dekat lagi di masyarakat. Sebab dia terinspirasi saat dia jalan-jalan ke daerah Puncak 2, Bogor, saat itu dia mampir ke Alfamart.
Dia mengaku bertemu anak-anak di sana yang ternyata hiburan mereka hanya sebatas jajan ke Alfamart ataupun minimarket lain yang tak jauh dari rumahnya.
"Katanya enak ada AC-nya, banyak layar-layar. Kalau ke mol itu jauh, bisa 20 kilometer, lalu kalau mau parkir juga bingung, sampai kalaupun ada yang pernah ke bioskop, mereka tak makan atau minum, karena harganya yang mahal," ungkap Timothy.
Untuk itulah, konsep mini cinema ini hadir. Setidaknya bisa berada dekat masyarakat, jadi alternatif hiburan baru untuk masyarakat dengan harga yang murah.
"Jadi sebenarnya kami bisa tayang yang di XXI tayang dan lain-lain tayang, kita juga bisa tayang. Tapi tetap kita lebih pilih. Karena kita konsepnya mikro sinema, beda. Untuk satu kali, ada 6 kali penayangan film," katanya.
1. Bioskop terdapat di lantai 2 Ruko Alfamart

Sementara, micro cinema ini terdapat di lantai dua. Caranya, pengunjung datang ke Alfamart di Ruko Agricola, Gading Serpong, Kabupaten Tangerang. Di sana, terdapat mesin pemesanan tiket nonton. Dengan menggunakan QRIS, penikmat film bisa membeli tiket secara self service.
"Tapi nanti ke depan, penonton bisa membeli dan melihat jadwal penayangan di aplikasi Alfagift," ujar Timothy.
Lalu, untuk mengakses bioskop mini ini, penonton setelah membeli tiket, bisa keluar toko terlebih dulu, lalu menuju pintu kecil yang ada di sebelah Alfamart tersebut. Kemudian akan ada tangga berwarna merah khas bioskop, sebab layar ada di lantai dua.
Kemudian, di lantai dua itu, hanya ada 1 ruangan untuk menonton saja. Kira-kira ruangan tersebut seluas 4,5 meter memanjang, terdapat layar di depannya yang memang tidak sebesar layar bioskop.
Lalu, ada sofa berundak total berisikan 31 sofa untuk para penonton, sehingga tetap harus menaniki tanggs untuk mengakses kursi paling atas. Sofanya dibuat nyaman berwarna merah, lebih besar, lengkap dengan bolongan di bagian hand rest-nya, untuk tempat minum.
Tapi, jangan harapkan kaki bisa menggantung, sebab kursinya dibuat semi lesehan, dengan posisi kaki bisa dilipat santai, bahkan bagi ukuran anak kecil, bisa untuk selonjoran.
Dari segi suara, tak kalah dengan Dolby, khas bioskop papan atas. Ruangannya pun dibuat kedap suara. Di dekat ruangan menonton tersebut, terdapat dua toilet, jika penonton ingin mengakses toilet tanpa perlu bersusah payah.
Alfamart pun menyediakan cemilan, seperti popcorn berbagai rasa, snack dan minuman lainnya, yang memang diperbolehkan untuk dibawa ke dalam bioskop mini tersebut.
"Tahun ini, kami targetkan ada 50 micro cinema seperti ini. Tapi target kami di daerah-daerah yang memang kesulitan akses ke tempat-tempat bioskop," katanya.
2. Jadi yang pertama di Indonesia

Sejak masa pre-launch, bioskop mini ini mendapat sambutan positif dari pengunjung. Antusiasme terlihat dari banyaknya masyarakat yang datang untuk merasakan langsung pengalaman menonton, baik bersama teman maupun keluarga.
Bioskop mini ini resmi beroperasi pada Rabu 1 April 2026 dan menjadi salah satu inovasi baru dalam menghadirkan pengalaman hiburan di ruang ritel. "Ini yang pertama, retail mengelola bioskop,"kata Corporate Affairs Director Alfamart, Solihin.
Kolaborasi itu, menurut dia, merupakan langkah strategis dalam menghadirkan nilai tambah bagi pelanggan.
“Kolaborasi ini bukan hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menciptakan pengalaman baru yang lebih dekat, praktis, dan bisa dinikmati oleh berbagai kalangan. Kami ingin Alfamart menjadi ruang yang tidak hanya untuk berbelanja, tetapi juga untuk menikmati momen,” ujarnya.
Dalam kolaborasi ini, Alfamart berperan sebagai penyedia ruang usaha komersial, khususnya pada area lantai dua yang idle dan memenuhi kriteria teknis bangunan. Sementara itu, Layar Digi merupakan mitra ruang usaha Alfamart yang bertanggung jawab penuh atas operasional dan pengelolaan mikro cinema, termasuk layanan kepada konsumen.
Dengan demikian, seluruh aktivitas operasional, pelayanan, serta pengelolaan terkait penayangan film dan pengalaman menonton berada di bawah tanggung jawab Layar Digi sebagai pihak operator. Bioskop mini tersebut menyajikan film Indonesia pilihan yang relevan untuk ditonton semua kalangan.
Ke depan, Layar Digi berencana memperluas kehadiran bioskop mini tersebut di berbagai gerai Alfamart lainnya, sehingga semakin banyak masyarakat yang bisa merasakan pengalaman nonton dengan cara yang berbeda.



















